Menkominfo Apresiasi Layanan Smart City Makassar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara, menghadiri keterangan pers di kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, 15 Maret 2016. Pemerintah sedang mengkaji pemantauan ulang dan kelayakan operasi Uber Taxi dan Grab Car. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara, menghadiri keterangan pers di kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, 15 Maret 2016. Pemerintah sedang mengkaji pemantauan ulang dan kelayakan operasi Uber Taxi dan Grab Car. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memberikan apresiasi dan pujiannya kepada Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto atas program inovatifnya yakni layanan "telemedicine dan home care".

    "Program telemedicine dan home care ini mendapat apresiasi dari Pak Menkominfo dan menganggapnya sebagai program inovatif," ujar Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, (26 April 2016).

    Pujian yang diberikan Menkominfo Rudiantara itu dilakukan saat Menteri menjadi pembicara dalam seminar nasional bertajuk strategi dan arah pengembangan kebijakan smart city di Indonesia menghadapi tantangan MEA di hotel Sahid, Jakarta.

    "Ada wali kota Makassar?. Coba kita lihat dan belajar, di Makassar telah mengembangkan smart city dengan salah satu fokusnya home care," ucap wali kota menirukan perkataan Menkominfo Rudiantara.

    Selain Makassar, Menteri Rudiantara juga memuji Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang diangga juga telah mengembangkan konsep smart city dengan mengembangkan sebuah aplikasi yang sigap terhadap bencana. Aplikasi tersebut mampu memprediksi besaran bantuan sesuai kebutuhan korban di lapangan.

    Rudi mengatakan, beberapa program unggulan yang dikembangkan oleh beberapa daerah itu juga akan mengadopsinya agar daerah lainnya melakukan hal yang sama.

    "Alhamdulillah, ini sebuah berkah buat kita semua warga Makassar. Tidak gampang mendapatkan pujian seperti ini, artinya apa yang telah kita buat selama ini tidak ada yang sia-sia," kata Danny.

    Telemedicine yang dikembangkan wali kota dengan mengintegrasikan semua data-data pribadi maupun rekam medik setiap warga dalam satu kartu itu akan memudahkan tim medis ataupun dokter dalam melakukan pemeriksaan secara komprehensif terhadap para pasien.

    "Dengan rekam medik yang terintegritas pada satu kartu Smart card, memberikan efisiensi pelayanan sehingga menjadi lebih cepat dan langsung kepada yang membutuhkan," jelas Danny di hadapan panelis.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.