Banten Tarik Australia Bangun Pelabuhan Ternak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sapi. ANTARA/Herka Yanis Pangaribowo

    Ilustrasi sapi. ANTARA/Herka Yanis Pangaribowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Banten, Rano Karno mengungkapkan, akan mengunjungi Australia untuk melakukan kerja sama pembangunan Pelabuhan Ternak di Banten.

    "Besok saya akan ke Australia untuk melakukan kerja sama terkait pembangunan pelabuhan ternak di Banten," kata Rano Karno dalam acara Pameran produk UMKM di Pusat Belanja di Kota Tangerang, Selasa (26 April 2016).

    Ia mengatakan, sejumlah investor telah melirik Banten sebagai daerah untuk berinvetasi. Beberapa waktu lalu, BUMN di China pun telah melakukan penjajakan terkait investasi di Banten.

    Pembangunan infrastruktur dan penataan wilayah di Banten Selatan yang saat ini terus digenjot pun akan menarik berbagai investor.

    Ditambah lagi dengan jumlah 38 pusat belanja dan 341 hotel di Provinsi Banten yang ada saat ini. Potensi UMKM untuk mengembangkan usahanya sangat besar.

    Hanya saja, seluruh produk harus ditata lebih rapih lagi sehingga mampu bersaing dengan produk dari negara lain.

    "Sejumlah pengusaha sangat berkeinginan untuk menjual proudk UMKM. Hanya saja, harus dirapihkan agar tak kalah saing dengan produk luar negeri. Ini adalah tugas dinas terkait untuk pembinaan," jelasnya.

    Mengenai bantuan biaya, Pemprov Banten akan terus mengupayakan pendirian Bank Banten sehingga bisa membantu pelaku UMKM.

    "Jika RPJMD tak berubah, maka pendirian Bank Banten akan diwujudkan dan berikan kesejahteraan kepada masyarakat dan pelaku UMKM lokal, ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.