Arabian Travel Market , RI Tarik Minat Turis Timur Tengah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan di pantai Pink, Jerowaru, Lombok Timur, NTB, 3 Oktober 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Wisatawan di pantai Pink, Jerowaru, Lombok Timur, NTB, 3 Oktober 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia mengikuti Arabian Travel Market yang akan digelar 25-28 April 2016 di Dubai untuk menarik kunjungan wisatawan asal Timur Tengah ke Tanah Air.

    Duta Besar RI untuk Persatuan Emirat Arab (PEA) Husin Bagis di Abu Dhabi, Minggu, 17 April 2016, mengatakan kegiatan itu merupakan salah satu upaya promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia.

    Menurut dia, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pendekatan dengan Etihad Airways membuka penerbangan langsung dari Abu Dhabi ke Lombok. "Ini untuk menarik minat turis berwisata ke Lombok, yang telah dikenal sebagai daerah yang memenangkan Worlds Best Halal Tourism Destination dan Worlds Best Halal Honeymoon Destination," kata Husin Bagis.

    Ia menyebut, promosi juga dilakukan melalui media, seperti inflight magazine Garuda Airlines dan Etihad Arways. Pihaknya juga melakukan promosi budaya, yakni Fam Trip bagi jurnalis dari media terkenal di PEA untuk mengunjungi daerah tujuan wisata syariah, seperti Lombok, Sumatera Barat, Aceh, dan Sulawesi Selatan. "Promosi ini juga akan melibatkan WNI yang berada di PEA," katanya.

    Sedangkan terkait dengan isu perlindungan WNI, menurut Dubes, saat ini ada sekitar 100 ribu WNI di PEA. Beberapa di antaranya saat ini berada di penampungan KBRI dan KJRI.

    Upaya menyelesaikan kasus-kasus dilakukan dengan prinsip keberpihakan. Selama berada di penampungan, mereka mendapat kesempatan memperoleh pelatihan, seperti memasak, menjahit, dan pelatihan perawatan kecantikan. "KBRI dan KJRI merupakan rumah bagi semua WNI di PEA," kata Dubes.

    Menurut dia, dalam kerangka perlindungan WNI, KBRI berharap dapat memperbaiki fasilitas yang ada di penampungan guna memberikan kesempatan kepada para TKI untuk berinteraksi dan memperoleh suasana yang lebih kondusif.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.