Warga Pekanbaru Punya Sarana Air Bersih Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ILUSTRASI - Air bersih. SUMBER FOTO : http://www.shutterstock.com/ (KOMUNIKA ONLINE)

    ILUSTRASI - Air bersih. SUMBER FOTO : http://www.shutterstock.com/ (KOMUNIKA ONLINE)

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi meresmikan proyek pembangunan sarana air bersih di Desa Sawo Mati, RT 01, RW 22, Kelurahan Sail, Kecamatan Tanayan Raya, yang dibangun oleh lembaga pengumpul zakat Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU).

    Dalam keterangan persnya, Rabu, 23 Maret 2016, disebutkan keberadaan sarana air bersih selama ini sangat dibutuhkan warga desa setempat sehingga dengan terealisasinya air bersih, masyarakat sangat terbantu.

    "Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh unsur cabang PKPU Pekanbaru yang bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), yang telah aktif dan konsisten dalam berbagai program penghimpunan penyaluran zakat untuk masyarakat yang membutuhkan di berbagai kota di Indonesia," kata Ayat Cahyadi.

    Wawako juga menegaskan, atas nama pemerintah Pekanbaru, pembangunan yang sudah dirintis sangat baik bila dilanjutkan berkesinambungan. Hal itu dimaksudkan agar cita-cita mewujudkan masyarakat Pekanbaru yang madani dan sejahtera bisa tercapai sepenuh hati. "Kami masih komit membangun daerah ini dan sekuat tenaga mewujudkan pemerintahan yang bersih," ucapnya.

    Sarana air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, sarana ini diharapkan dapat digunakan warga Desa Sawo Mati sebaik-baiknya.

    "Harapan kita semua agar masyarakat dapat mempergunakan sarana dan prasarana air ini dengan efektif. Dengan sumur bor ini, tentu masalah kekeringan air yang dihadapi masyarakat pada musim kemarau dapat diatasi,” ujarnya.


    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.