Kebakaran Hutan, Konsulat Riau Minta Singapura Tak Ragu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga mengamati kebakaran lahan di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru, Riau, 10 Maret 2016. Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status Siaga Darurat Kebakaran Lahan dan Hutan sejak 7 Maret lalu selama tiga bulan ke depan. ANTARA/Wahyudi

    Seorang warga mengamati kebakaran lahan di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru, Riau, 10 Maret 2016. Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status Siaga Darurat Kebakaran Lahan dan Hutan sejak 7 Maret lalu selama tiga bulan ke depan. ANTARA/Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebakaran lahan dan hutan di Riau menjadi salah satu topik yang dibahas Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman saat menerima kunjungan Konsulat Singapura Gavin Chay di ruang kerjanya, Selasa (15 Maret 2016).

    Dalam keterangan persnya disebutkan persoalan karhutla ini tahun lalu memang sempat membuat hubungan Indonesia dan Singapura terganggu, lantaran kabut asap hasil karhutla Indonesia terutama Riau menyelimuti negeri Singa tersebut.

    Plt Gubri Andi Rachman meminta pihak Singapura memberikan kepercayaan kepada komitmen Pemerintah Indonesia dalam mengantisipasi peristiwa serupa agar tidak terjadi lagi.

    "Terkait kebakaran lahan dan hutan tadi kami sampaikan bahwa segala usaha kami lakukan untuk mengatasinya, dan Singapura diharapkan tidak usah ragu. Kondisi saat ini sangat berbeda dengan yang terjadi pada tahun 2015 lalu karena dalam penanganan karhutla kami meningkatkan koordinasi dan percepatan dalam menangani karhutla dengan tepat," ujarnya.

    Selain membahas masalah karhutla pertemuan Plt Gubri dengan Konsulat Singapura di Kepulauan Riau tersebut juga membicarakan kondisi ekonomi di Provinsi Riau hingga persoalan politik dan keamanan.Terkait pilkada, Plt Gubri menyampaikan kalau pelaksanaan pesta demokrasi di Provinsi Riau di 9 kabupaten dan kota di Riau berjalan dengan aman dan lancar.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!