Hari Ini Menteri Jonan Resmikan Penerbangan ke Bawean  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyaksikan pesawat King Air yang melakukan penerbangan perdana di Lapangan Terbang Perintis Puluau Bawean, Gresik, Jawa Timur, 23 September 2015. Bandara Harun Thohir akan beroperasi pada Desember 2015. ANTARA/Zabur Karuru

    Warga menyaksikan pesawat King Air yang melakukan penerbangan perdana di Lapangan Terbang Perintis Puluau Bawean, Gresik, Jawa Timur, 23 September 2015. Bandara Harun Thohir akan beroperasi pada Desember 2015. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.COGresik - Hari ini, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meresmikan penerbangan perintis ke Bandara Harun Thohir di Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur. Menurut Gubernur Jawa Timur Soekarwo, sebetulnya penerbangan pertama mulai dilakukan pada Kamis, 28 Januari 2016.

    "Saya mendampingi Pak Menteri," katanya kepada Tempo, Sabtu, 30 Januari 2016.

    Soekarwo menjelaskan, Menteri Jonan akan datang dari Jakarta melalui Bandara Internasional Juanda pagi ini. Setelah itu, menggunakan pesawat Twin Otter, dia bersama Jonan akan menuju Pulau Bawean. "Ya nanti semua teknisnya sudah disiapkan dari Kementerian Perhubungan," ujarnya.

    Untuk operator penerbangan, kata Soekarwo, maskapai PT Air Fast Indonesia akan melayani rute Surabaya-Bawean dan Bawean-Surabaya sebanyak dua kali dalam sepekan, yakni Selasa dan Kamis. "Persiapannya sudah dilakukan sejak Jumat kemarin."

    Ihwal harga tiket, Soekarwo menjelaskan, saat ini pemerintah daerah dan pemerintah pusat serta maskapai penerbangan belum membuat keputusan akhir. Namun dia meminta harga tiket pesawat sebesar Rp 350-375 ribu. "Yang penting harganya murah," ujarnya.

    Bandara Harun Thohir diterbangi pesawat jenis DHC 6 Twin Otter Seri 300 milik maskapai PT Airfast Indonesia. Kapasitas penerbangan perintis itu 18 penumpang.

    Rencananya, tarif sekali perjalanan menuju Bandara Harun dari Bandara Juanda ditetapkan sebesar Rp 302.200. Sedangkan penerbangan sebaliknya dipatok Rp 244.200. Tarif tersebut sudah termasuk komponen PPN 10 persen, iuran wajib pesawat udara (IWPU), dan tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U).

    EDWIN FAJERIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.