Wapres Minta Pengusaha Makassar Ekspansi Bisnis ke Daerah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Makassar - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pengusaha Sulawesi Selatan ekspansi bisnis ke sejumlah Kabupaten/Kota. "Supaya terjadi pemerataan ekonomi Sulawesi Selatan," kata Jusuf Kalla dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh pengusaha Sulawesi Selatan di Makassar Golden Hotel, Minggu, 17 Januari 2016.

    Wapres Jusuf Kalla mengagendakan pertemuan dengan tokoh pengusaha Sulawesi Selatan dalam acara Coffee Morning di Makassar Golden Hotel, Minggu pagi. Pertemuan berlangsung di restoran Makassar Golden Hotel mulai sekitar pukul 7.45 WITA tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, diantaranya Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, serta Pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah Sulawesi Selatan.

    Menurut JK, perekonomian Sulawesi Selatan tumbuh positif pada 2015 atau di atas pertumbuhan nasional. Namun, JK menilai pertumbuhan ekonomi lebih terfokus di Makassar. "Makanya perlu pemerataan ekonomi ke Kabupaten/Kota lainnya di Sulawesi Selatan."

    JK meminta pengusaha Sulawesi Selatan mengoptimalkan potensi Sumber Daya Alam yang ada di Sulawesi Selatan. JK juga ingin pengusaha skala menengah ke atas bersinergi dengan usaha mikro dan kecil. Lalu perbankan mesti mengoptimalkan pembiayaan investasi dengan mendorong peningkatan kredit produktif. "Perbankan juga akan membantu pembiayaan di sektor produktif, usaha mikro hingga skala besar," ucap JK.‎

    Adapun Ketua Kamar Dagang Indonesia Sulawesi Selatan Zulkarnain Arief mengemukakan pertemuan dengan Wapres JK dihadiri sejumlah pimpinan Asosiasi Pengusaha yang bernaung di dalam Kadin Sulawesi Selatan. "Pimpinan Asosiasi pengusaha hadiri untuk mendengarkan arahan dari Bapak Wapres," kata Zulkarnain.

    Zulkarnain mengemukakan pengusaha Sulawesi Selatan siap menggarap dan mengoptimalkan potensi Sumber Daya Alam di Sulawesi Selatan. "Tujuannya untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah stabil atau tumbuh rata-rata diatas 7,5 persen setiap tahun," kata Zulkarnain

    Zulkarnain mengemukakan pengusaha lokal Sulawesi Selatan akan membuat konsep bisnis yang memadukan kemitraan antara pengusaha mikro dan kecil dengan pengusaha menengah keatas.

    Zulkarnain yang juga pengusaha di bidang konstruksi mengemukakan ada beberapa komoditas unggulan Sulawesi Selatan yang perlu dioptimalkan kedepan.
    "Seperti beberapa komoditas ekspor yaitu kakao, rumput laut, jagung kuning, cengkeh, ikan ekspor dan lainnya membutuhkan industri pengolahan,"kata Zulkarnain.

    Zulkarnain mermastikan pengusaha Sulawesi Selatan akan mendorong pengembangan usaha ke sejumlah daerah. "Jadi pengembangan bisnis kedepan tidak hanya berfokus di Makassar dan daerah di sekitar Makassar," ucapnya.

    Ketua Asosiasi Usaha Mikro dan Kecil Sulawesi Selatan Ilham Alim Bahri mengemukakan, pengusaha mikro dan kecil siap meningkatkan kemitraan dengan pengusaha mikro dan kecil. "Kemitraan selama ini sudah berjalan tapi perlu dioptimalkan," kata Ilham.

    Menurut Ilham, pengusaha mikro dan kecil memiliki tantangan untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan untuk dipasarkan ke berbagai daerah. "Di sinilah peran pengusaha menengah keatas membantu menyerap hasil produksi usaha mikro dan kecil untuk dipasarkan ke berbagai daearah," ujar kata Ilham.

    INDRA OY‎


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.