Pusri Siapkan 122 Ribu Ton Pupuk Urea di Tiap Kabupaten  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Subekti

    TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Perseroan Terbatas Pupuk Sriwidjaja Palembang pada September 2015 telah menyiapkan stok pupuk urea di lini tiga atau tingkat sentra produksi pertanian kabupaten sebanyak 122 ribu ton.

    "Persediaan pupuk sebanyak itu untuk memenuhi kebutuhan petani di Sumatera Selatan dan delapan provinsi rayon pemasaran lainnya," kata Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Musthofa di Palembang, Senin 28 September 2015.

    Menurut dia, PT Pusri berupaya terus menyediakan stok pupuk dalam jumlah cukup di sembilan provinsi yang menjadi wilayah kerja PT Pusri meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Banten, DKI Jakarta, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Melihat kondisi stok yang ada di lini tiga saat ini, kebutuhan pupuk petani di seluruh provinsi rayon tersebut optimistis bisa dipenuhi sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) petani, katanya.

    Dia menjelaskan bahwa petani tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan pupuk pada musim tanam sepanjang 2015 ini, karena kegiatan produksi dan distribusi pupuk hingga saat ini tidak ada masalah.

    Kegiatan produksi keempat pabrik PT Pusri di Palembang saat ini berjalan dengan normal, meskipun sedang dilakukan pembangunan satu pabrik baru proyek revitalisasi pabrik Pusri II-B.

    Proyek revitalisasi pabrik Pusri II yang dibangun pada 1974 itu, tidak mengganggu kegiatan produksi pabrik yang ada karena dibangun di lokasi baru di samping pabrik tersebut.

    Dengan tidak terganggunya kegiatan produksi, stok pupuk di gudang lini tiga sentra produksi pertanian sembilan provinsi wilayah kerja PT Pusri itu secara bertahap akan terus ditambah sesuai dengan RDKK petani setempat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Konsumsi Daging Secara Global, Australia Paling Banyak

    Menurut Data Food and Agriculture Organization of the United Nation, rata-rata orang Australia mengkonsumsi 116 kg daging selama setahun.