Lulu Akan Bangun Hypermarket Halal di Indonesia Tahun Depan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, menuruni tangga pesawat kepresidenan di Bandara Internasional Tokyo, Jepang, 22 Maret 2015. Jokowi akan mengadakan kunjungan kenegaraan selama empat hari di negara ini. YOSHIKAZU TSUNO/AFP/Getty Images

    Presiden Jokowi dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, menuruni tangga pesawat kepresidenan di Bandara Internasional Tokyo, Jepang, 22 Maret 2015. Jokowi akan mengadakan kunjungan kenegaraan selama empat hari di negara ini. YOSHIKAZU TSUNO/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Lulu Group, jaringan peretail raksasa yang berbasis di United Arab Emirates (UEA), bakal merambah pasar Indonesia. Lulu akan membuka hypermarket dengan konsep syariah yang pertama di Jakarta pada akhir tahun ini.

    Isyarat itu terungkap saat Presiden Joko Widodo berkunjung ke Abu Dhabi yang merupakan rangkaian kunjungan kenegaraan lima harike tiga negara Timur Tengah, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Jokowi diundang untuk mengunjungi Lulu Hypermarket bersama dengan delegasi tingkat tinggi di Khalidiyah Mall di Abu Dhabi.

    Yusuff Ali M.A., pemilik Lulu Group, mengungkapkan akan menyiapkan investasi awal sebesar US$ 300 juta atau sekitar Rp 4,3 triliun untuk pembangunan hypermarket halal di Jakarta. "Kami akan membuka 15 hypermarket pada akhir 2017, logistik dan fasilitas pergudangan di Jakarta," ucapnya, seperti dilansir dari Arab News, kemarin.

    Menurut Yusuff, pembukaan hypermarket halal ini akan membuka 5.000 kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia. Pihaknya menjamin akan memberikan pelatihan untuk semua tingkatan. "Kami ingin mencari segmen pasar yang lebih luas di sana."

    Selain Jakarta, Lulu juga akan membuka hypermarket di Bandung, Solo, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta. “Kami juga berencana untuk melakukan kontrak pertanian untuk memastikan penyediaan produk-produk berkualitas tinggi dan mendukung sektor pertanian Indonesia,” ucap Yusuff.

    Dalam kunjungan ke UEA dan dua negara lainnya, Presiden Jokowi didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil, Menteri Sekretariat Negara Pratikno, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

    Lawatan Presiden Jokowi ketiga negara Timur Tengah ini dimaksudkan untuk meningkatkan hubungan investasi, perdagangan, dan perlindungan pekerja migran Indonesia.

    Saat berkunjung ke Lulu Hypemarket, Jokowi mendapat sambutan hangat dari para petinggi Lulu Group. Antara lain Yusuff Ali, CEO Lulu Group Saifee Rupawala, Direktur Lulu Group Salim MA, dan Rajmohan Nair, Direktur Lulu untuk wilayah operasional Timur Jauh serta sejumlah ekspatriat Indonesia.

    Yusuff Ali, pemilik Lulu Group, merupakan seratus orang India terkaya di tanah Arab tahun lalu. Saat ini Lulu memiliki sekitar 110 supermarket dan hypermarket di UEA, Yaman, Mesir, dan India.

    ARAB NEWS | SETIAWAN ADIWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?