Produk Kreatif Siap Layani Pasar Domestik dan Ekspor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung melihat produk sepatu dan sendal kreatif dalam pembukaan Wirausaha Muda Mandiri Expo 2014 di Istora Senayan, Jakarta (15/1). TEMPO/Imam Sukamto

    Sejumlah pengunjung melihat produk sepatu dan sendal kreatif dalam pembukaan Wirausaha Muda Mandiri Expo 2014 di Istora Senayan, Jakarta (15/1). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Terhitung tiga hari lagi (H-3), pembukaan Pameran Produk Indonesia (PPI) 2015 yang digelar Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perindustrian akan berlangsung di Grand City Mall Convention & Exhibition Surabaya.

    Acara  pada 6-9 Agustus 2015 tersebut menampilkan berbagai produk unggulan industri dalam negeri. "Konsep PPI 2015 akan memadukan unsur informasi, edukasi, bisnis dan hiburan serta sebagai unjuk kemampuan karya anak bangsa." Kata Kepala Puskom Kemenperin Hartono melalui siaran pers di Jakarta, Senin.

    Diharapkan konsep tersebut dapat menginspirasi generasi muda untuk mengembangkan inovasi dan kreativitasnya dalam menciptakan produk unggulan bernilai tambah dan berdaya saing di pasar domestik dan ekspor.

    Salah satunya adalah Vania Santoso, wanita muda berusia 23 tahun ini adalah pendiri komunitas lingkungan AV Peduli di Surabaya yang membuat produk inovatif berupa kerajinan tas dan dompet yang terbuat dari olahan kantung semen dengan nama merk dagangnya Hey Startic. Poduk daur ulang kantung semen ini, telah sukses menjajaki pasar ekspor hingga Australia dan Belanda.

    Produk Hey Startic ini akan ditampilkan di PPI 2015 karena telah sesuai kriteria yang ditentukan, antara lain produk industri dalam negeri baik yang dibuat atau bahan bakunyasebagian atau seluruhnya dari dalam negeri; produk unggulan hasil inovasi dan kreativitas karya anak bangsa yang bernilaitambah dan berdaya saing.

    Selain itu juga merupakan produk industri yang memiliki pangsa pasar domestik dan berorientasi ekspor. Menurut Vania Santoso, dalam setahun, AV Peduli mampu menghasilkan sebanyak 700 hingga 800 produk, di mana harganya dibanderol mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah.

    Dari jumlah tersebut, ia mengantongi omzet mencapai ratusan jutarupiah dalam setahun dan sekitar 60 persen dari laba bersih, ia bagikan kepada perajin binaan AV Peduli yang tersebar diSurabaya, Sidoarjo dan Gresik.

    Selain produk Vania Santoso, PPI 2015 juga menampilkan produk kreatif dan unik lainnya seperti milik Siti Aminah, yang akan menampilkan kerajinan berupa tas wanita, sandal rumah, kotak tissue, keranjang, dompet dan barang-barang furniture lainnya yang terbuat dari koran bekas.

    Siti Aminah menekuni usaha ini sejak tahun 2009 di bawah naungan CV Bina Usaha Mandiri, yang berlokasi di daerah Banjarsari - Solo.

    Bahkan tidak hanya itu, ada beberapa industri lainnyayang juga menghasilkan produk unggulan yang inovatif dankreatif, misalnya kerajinan yang terbuat dari batok kelapa dan sampah daun.

    Melalui penyelenggaraan pameran ini, diharapkanmampu menumbuhkan kecintaan masyarakat dalam menggunakan produk dalam negeri sesuai dengan tema PPI 2015 yaitu Bangga Produk Indonesia.

    "Untuk lebih jelasnya mengenai informasi PPI 2015, Anda bisa follow akun media sosialnya di: instagram PPI @ppi2015, twitter @ppi2015 dan fanpage Pameran Produksi Indonesia," ujar Hartono.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.