Pemasangan Tiang Pancang Tol Soroja Dimulai Agustus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga melintas menggunakan sepeda di  jalan Tol Darurat Pejagan-Brebes Timur. Selain membahayakan perjalanan pemudik, debu yang tebal dapat mengakibatkan gangguan pernafasan. Jawa Tengah, 15 Juli 2015.  TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Seorang warga melintas menggunakan sepeda di jalan Tol Darurat Pejagan-Brebes Timur. Selain membahayakan perjalanan pemudik, debu yang tebal dapat mengakibatkan gangguan pernafasan. Jawa Tengah, 15 Juli 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemkab Bandung menargetkan pemasangan tiang pancang atau groundbreaking proyek pembangunan Tol Soroja (Soreang-Pasirkoja) akan dilakukan pada Agustus 2015 mendatang. Pengerjaan Soroja perlu dipercepat agar bisa digunakan pada saat Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 mendatang.

    Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan, dengan keberadaan akses tol yang panjangnya mencapai 8,15 KM, maka kemacetan yang biasa menghambat kendaraan menuju pusat pemerintahan di Kab Bandung termasuk bisa menunjang PON 2016.

    "Apalagi venue untuk PON 2016 itu lokasinya tidak jauh dari pusat pemerintahan. Dengan adanya akses jalan tol, kegiatan olahraga nasional itu akan semakin terbantu," katanya, kepada wartawan, Selasa (21 Juli 2015).

    Menurut dia, saat ini proyek yang menelan biaya sebesar Rp1,786 triliun itu sedang dikerjakan oleh konsorsium. Karena proyek tersebut dimenangkan konsorsium diharapkan pengerjaannya bisa lebih cepat. Karena masing-masing pihak telah mendapatkan jatah pengerjaan pembangunan.

    Lambannya pembangunan Tol Soroja ini, diakui Dadang disebabkan karena alotnya pembebasan lahan. Hal ini karena tidak semua masyarakat yang rumah dan tanahnya harus dibebaskan, bisa menerima dengan mudah rencana pemerintah ini.

    "Memang sulit pembebasannya. Banyak proyek yang berjalan lama karena terbentur lahan," ujarnya.

    Dadang menyebutkan, saat ini progres pembebasan lahan telah mencapai 90%. Tanah yang belum dibebaskan pada umumnya masih dalam sengketa oleh para ahli waris. Untuk masalah tersebut, pihaknya telah menitipkan uang pembayaran ke pengadilan.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.