Hari Ketiga Pasca-Lebaran, Pasar Tradisional Belum Normal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga membeli ayam ang harganya terus naik di Pasar Cicadas, Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/3). Harga ayam negeri pedaging melonjak menjadi Rp 40.000 per kg. TEMPO/Prima Mulia

    Warga membeli ayam ang harganya terus naik di Pasar Cicadas, Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/3). Harga ayam negeri pedaging melonjak menjadi Rp 40.000 per kg. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Kegiatan di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandung, Senin, 20 Juli 2015, belum normal. Banyak kios dan los pedagang yang masih tutup. Pedagang yang mulai ramai berjualan hanya penjual sayur dan bumbu.

    Di Pasar Kordon, Buah Batu, misalnya, suasana di dalam pasar tak seramai di bagian luar yang berjualan sayur dan aneka bumbu masakan, seperti bawang, cabai, dan tomat. Kios dan los penjual daging ayam hampir semuanya masih tutup, begitu pula kios daging sapi dan toko kelontong.

    Pembeli pun terpantau tak seramai pada hari biasa. Lalu lintas yang biasanya terhambat dari pagi hingga menjelang siang, berjalan lancar tanpa antrean panjang kendaraan.

    Adapun di Pasar Kiaracondong, aktivitas agak lebih ramai dibanding Pasar Kordon. Pembeli dan pedagang memenuhi bagian luar dan lapangan depan pasar. Di bagian dalam meskipun banyak kios dan los yang masih tutup, pembeli berjejer antre di kios-kios barang bahan pokok.

    Sejumlah penjual daging ayam dan sapi ada yang telah berjualan, tapi harganya masih tinggi. Harga daging ayam, misalnya, masih bertahan di kisaran Rp 40 ribu hingga 48 ribu per kilogram. Normalnya, harga daging ayam berkisar Rp 28 ribu hingga 30 ribu per kilogram.

    Sejumlah pedagang pasar memperkirakan aktivitas pasar baru berjalan normal pekan depan. “Mungkin dua atau tiga hari lagi, sudah banyak yang berjualan,” kata Ahmad Yusuf, seorang pedagang.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?