Erupsi Gunung Raung, 4 Bandara Beroperasi Dengan Syarat Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah jadwal penerbangan Internasional masih tertunda setelah adanya penutupan semua penerbangan di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, 10 Juli 2015.  ANTARA/Nyoman Budhiana

    Sejumlah jadwal penerbangan Internasional masih tertunda setelah adanya penutupan semua penerbangan di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, 10 Juli 2015. ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan menyatakan, empat bandara tetap beroperasi dengan penyesuaian rute agar terhindar dari dampak buruk abu vulkanik Gunung Raung, Bondowoso, Jawa Timur.

    "Bandara Surabaya Juanda, Bandara Malang dan Bandara Banyuwangi serta Bandara Sumenep tetap beroperasi hari ini dengan beberapa penyesuaian rute udara dan akan diupdate (informasi diperbarui) lagi bila diperlukan," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik JA Barata dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Sabtu (18 Juli 2015).

    Sementara itu, Barata menambahkan sesuai dengan Notam No. C0581/15 Bandara Notohadinegoro Jember penutupannya diperpanjang sampai dengan Minggu (19/7) pukul 06.00 WIB dan sesuai dengan Notam No. C0580/15 Bandara Sultan Baabullah penutupannya diperpanjang sampai dengan Minggu (19 Juli 2015) 17.00 WIB.

    Sebelumnya, pada 16 Juli 2015 Bandara Internasional Juanda, Surabaya dan Bandara Abdurahman Saleh, Malang ditutup karena meningkatnya aktivitas Gunung Raung, Bondowoso yang terus mengeluarkan abu vulkanik.

    Penutupan kedua bandara tersebut berdasarkan Notam (Notice to Airmen) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, yaitu Notam Nomor A1447/15 dan Notam Nomor C0552/15.

    Barata merinci untuk Bandar Udara Internasional Juanda ditutup sementara pukul 06.20 UTC atau 13.20 WIB hingga pukul 12.20 UTC atau 19.20 WIB.

    Sedangkan, lanjut dia, untuk Bandar Udara Abdurahman Saleh saat ini juga ditutup sementara sejak pukul 07.30 UTC atau 14.30 WIB hngga pukul 13.30 UTC atau 20.30 WIB.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?