Apindo Desak Pemerintah Tekan Arus Urbanisasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengamati KTP pemudik yang baru kembali di terminal bus Cicaheum, Bandung, 3 Agustus 2014. Dinas Kependudukan & Catatan Sipil Kota Bandung menggelar operasi yustisi untuk mencegah peningkatan urbanisasi. TEMPO/Prima Mulia

    Petugas mengamati KTP pemudik yang baru kembali di terminal bus Cicaheum, Bandung, 3 Agustus 2014. Dinas Kependudukan & Catatan Sipil Kota Bandung menggelar operasi yustisi untuk mencegah peningkatan urbanisasi. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Barat meminta pemerintah menekan arus urbanisasi seusai Lebaran.

    Ketua Apindo Jawa Barat Dedy Widjaja mengatakan perlambatan ekonomi yang sedang terjadi memicu arus urbanisasi bisa menimbulkan ledakan pengangguran yang tinggi di perkotaan.

    Dia beralasan, saat ini saja pengusaha sudah melakukan efisiensi terhadap tenaga kerja dengan meliburkan pekerja H-10 lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    "Kalau tidak ditekan kasihan orang-orang yang mau kerja di perkotaan, karena lapangan kerja sulit akibat perlambatan ekonomi," ujarnya, Jumat, 10 Juli 2015.

    Menurutnya, seusai Lebaran ini bukan tidak mungkin para pengusaha pun melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat tidak mampu melakukan produksi dengan biaya operasional yang terus membengkak.

    Kendati demikian, lanjutnya, pihaknya tidak bisa melarang warga yang akan mencari pekerjaan di perkotaan.

    Dia mengatakan akibat kurang luasnya lapangan pekerjaan di pedesaan membuat perbedaan peningkatan ekonomi antara pedesaan dan kota besar sangat timpang.

    "Pemerintah saat ini kurang memajukan perekonomian pedesaan. Hal ini yang membuat penduduk desa pergi ke kota besar seperti Bandung maupun Jakarta," katanya.

    Dia menjelaskan selama pemerintah hanya mengatasi dampak urbanisasi maka permasalahan tidak akan selesai. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus bersama-sama memajukan perekonomian pedesaan, agar masyarakat desa tidak pindah ke kota.

    “Pemda membangun perekonomian dengan membangun sekolah berkualitas, pelatihan keterampilan, dan mengembangkan potensi usaha di masing-masing daerah," katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?