Pemerintah Targetkan Swasembada Sapi 4 Tahun Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sapi. ANTARA/Herka Yanis Pangaribowo

    Ilustrasi sapi. ANTARA/Herka Yanis Pangaribowo

    TEMPO.CO, Malang--Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah menargetkan  ada tambahan satu juta ekor sapi dalam dua tahun ke depan. Sehingga tiga sampai empat tahun berikutnya Indonesia bisa sepenuhnya berswasembada sapi dengan menghasilkan satu juta ekor per tahun.

    Menurut Kalla bila target dua tahun terpenuhi, ia optimistis Indonesia bisa sepenuhnya berswasembada nasional sapi sehingga kebutuhan susu dan daging terpenuhi tanpa harus mengimpor lagi. Untuk memenuhi target itu, pemerintah menggencarkan intensifikasi peternakan sapi secara nasional, terutama di daerah-daerah luar Pulau Jawa. (Baca berita lainnya: Sapi Impor Masuk Malang, Sapi Lokal Tetap Mahal)

    "Kita lihat dulu target dua tahun ke depan. Tapi kita harus optimistis mampu menaikkan produksi sapi dengan cara mengintensifkannya di seluruh Indonesia," kata Kalla dalam kunjungan kerja di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, 6 Desember 2014.

    Kedatangan Kalla ke Balai Besar Inseminasi Buatan molor dari jadwal semula pukul 10.00. Dia dan rombongan baru tiba pukul 12.30. Ikut serta dalam rombongan tersebut, antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf.

    Selain itu terlihat pula bekas Menteri Badan Usaha Milik Negara Tantri Abeng, bekas Gubernur Jawa Timur Imam Utomo dan Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia Arum Sabil.

    Di bawah guyuran hujan, para tamu penting itu diangkut menggunakan tiga bus umum, satu di antaranya berukuran sedang. Rombongan Kalla sendiri tidak terlalu banyak orang.  (Baca juga: Malang Impor Sapi, Harga Daging Anjlok)

    Kalla diajak berkeliling oleh Kepala Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Maidaswar melihat-lihat laboratorium produksi semen sapi dan bank sperma sapi. Dengan menaiki kereta khusus, Kalla melanjutkan melihat kandang-kandang sapi dan kambing pejantan.

    ABDI PURMONO

    Berita Terpopuler:
    Lion Air Delay, Penumpang Mengamuk
    Jokowi, Presiden Pertama yang Perintahkan Tenggelamkan Kapal
    Puncak Produksi Blok Cepu September 2015 
    Jusuf Kalla: Pemerintah Tetap Akan Impor Gula


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.