Angkutan Ini Terkena Pembatasan Jatah BBM Murah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berdiri samping mesin pengisian BBM di SPBU Maya Tegal, Jawa Tengah, 23 Agustus 2014. Akibat pembatasan pasokan BBM dari Pertamina, menyebabkan  kendaraan terpaksa mengisi BBM jenis Pertamax. ANTARA/Oky Lukmansyah

    Petugas berdiri samping mesin pengisian BBM di SPBU Maya Tegal, Jawa Tengah, 23 Agustus 2014. Akibat pembatasan pasokan BBM dari Pertamina, menyebabkan kendaraan terpaksa mengisi BBM jenis Pertamax. ANTARA/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO , Jakarta - Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Ibrahim Hasyim mengatakan akan melakukan distribusi tertutup atau penjatahan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terhadap sejumlah angkutan umum. "Ini adalah persiapan sebelum harga BBM bersubsidi naik," kata dia kepada Tempo. (Baca: BPH Migas: Kenaikan Harga BBM Tak Perlu Sosialisasi).

    Menurut Ibrahim, lembaganya telah menetapkan kuota BBM bersubsidi untuk PT Pelni, angkutan perintis, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry, dan PT Kereta Api Indonesia. Kuota untuk beberapa jenis angkutan, kata dia, masih dibahas. "Dengan demikian, distribusi terbuka hanya dilakukan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Itu pun kami beri kuota harian," ujarnya.

    Distribusi tertutup, kata Ibrahim, menjadi cara BPH Migas untuk mencegah terjadinya penimbunan yang kerap terjadi menjelang kenaikan harga BBM subsidi. Penimbunan BBM dikhawatirkan akan menggerus jatah yang diterima oleh konsumen serta mengerek harga di luar ketentuan. (Baca: PDIP Belum Restui Jokowi Naikkan Harga BBM).

    Sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan pengurangan subsidi BBM akan dilaksanakan pada November 2014. Kalla mengatakan seluruh proses telah siap dan pemerintah tinggal menunggu penyebaran Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera sebagai perlindungan sosial setelah kebijakan tersebut berlaku.

    TRI ARTINING PUTRI

    Berita Terpopuler
    Dukung Persib Vs Arema, Ridwan Kamil Buka Baju 

    KPK Endus Modus Baru Koruptor, Apa Saja? 

    Tiga Perilaku Aneh Pembunuh Dua TKI Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.