BBM Bersubsidi Mulai Langka di Padang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menunggu kiriman BBM jenis Premium yang telah habis di SPBU di Jalur Pantura, Indramayu, Jawa Barat, 24 Agustus 2014. ANTARA/Dedhez Anggara

    Warga menunggu kiriman BBM jenis Premium yang telah habis di SPBU di Jalur Pantura, Indramayu, Jawa Barat, 24 Agustus 2014. ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.COPadang - Bahan bakar minyak bersubsidi mulai susah ditemukan di Kota Padang, Sumatera Barat. Premium dan solar di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum terlihat habis.

    "Stok Premium barusan saja habis. Kalau solar malah sudah beberapa hari ini tidak ada. Yang ada tinggal Pertamax," ujar Teddi, petugas SPBU di kawasan Sawahan, sebelah Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Padang, Ahad, 24 Agustus 2014, menjelang tengah malam. (Baca:Istri Wakil Wali Kota Antri Bensin Eceran di Tegal)

    Pantuan Tempo, banyak warga yang memutuskan batal mengisi bensin dan segera berbalik arah saat tiba di SPBU tersebut. Sebab, SPBU tidak melayani pengisian Premium dan solar dengan memasang pengumuman, "Premium Habis", "Solar Habis" dan "Pertamax Ada".

    Teddi mengatakan tipisnya stok BBM bersubsidi di SPBU yang dikelolanya itu karena Pertamina membatasi kuota pasokan BBM di semua SPBU. "Kami minta dua tangki, dapatnya satu tangki," ujarnya.

    Adapun Eka, petugas SPBU di kawasan By Pass Padang, mengatakan bahwa sejak Ahad, 24 Agustus pukul 21.30, SPBU-nya tidak lagi melayani pengisian Premium dan solar. "Stok habis semua, yang ada hanya Pertamax," ujar dia. 

    Menurut Eka, SPBU-nya biasa mendapat pasokan Premium dua tangki dan solar dua tangki per hari. Namun, saat ini pasokan yang diterima masing-masing hanya satu tangki. (Baca:Dibatasi, Jero Wacik Bantah BBM Langka)

    Lewat siaran pers, Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan terjadinya antrean dan habisnya BBM subsidi lebih cepat dari biasanya merupakan konsekuensi dari pembatasan volume BBM subsidi oleh pemerintah. Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan 2014, kuota BBM subsidi yang sebelumnya 48 juta kiloliter sampai akhir tahun dipotong jadi 46 juta kiloliter. Volume itu tak boleh lebih.

    "Habisnya alokasi harian BBM bersubsidi di SPBU pada sore hari merupakan konsekuensi logis dari pengaturan penyaluran BBM bersubsidi sesuai dengan sisa kuota yang telah ditetapkan dalam UU APBN-P 2014," kata Ali dalam siaran pers, Ahad, 24 Agustus 2014.

    ANDRI EL FARUQI

    TERPOPULER:
    Jokowi Kalah Rapi Ketimbang Paspampres
    Unimog Milik Massa Prabowo Harganya Rp 1-2 Miliar
    Begini Spesifikasi Calon Tunggangan Jokowi
    Partai Pro-Prabowo Mulai 'Bergerilya' Pekan Depan

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.