Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Blok Mahakam. TEMPO/Firman Hidayat

    Blok Mahakam. TEMPO/Firman Hidayat

    TEMPO.CO, Surakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menegaskan pemerintah akan mengambil alih pengelolaan Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Dia mengaku sudah menolak permintaan perpanjangan kontrak dari pengelola sebelumnya, Total E&P Indonesie dari Perancis.

    Dahlan memastikan Pertamina akan mengelola Blok Mahakam setelah kontrak Total habis pada 2017. "Pertamina sudah kirim surat ke saya dan presiden. Intinya, mereka mampu dan sanggup mengelola Blok Mahakam," kata mantan Direktur Utama PT PLN ini saat menjadi pembicara dalam pengajian yang diselenggarakan Majelis Tafsir Al-Quran di Surakarta, Ahad, 20 April 2014.

    Namun Dahlan khawatir jika nantinya Pertamina tiba-tiba mengubah sikap dan menyatakan tidak mampu mengelola Blok Mahakam. Dia khawatir ada oknum Pertamina yang bisa dibujuk agar mengatakan tidak mampu dan meminta pengelolaan Blok Mahakam diperpanjang.

    "Kalau itu terjadi (Pertamina bilang tidak mampu), akan saya sanggah. Sebab, ada bukti tertulis mereka menyatakan mampu," ujarnya.

    Menurut dia, ada kemungkinan pergantian pemerintahan membuat Pertamina berubah sikap. Apalagi, Total begitu gencar melobi agar mendapat kepastian perpanjangan pengelolaan Blok Mahakam sebelum pemerintahan berganti.

    PT Total Indonesie E&P memasuki masa habis kontrak dengan pemerintah Indonesia pada 2017. PT Total telah mengajukan perpanjangan produksi sejak Juni 2013, tapi sampai sekarang keputusan belum diterbitkan pemerintah.

    Head Department Media Relations PT Total Indonesie Kristanto Hartadi bulan lalu di Balikpapan menyatakan sudah menyiapkan investasi tambahan US$ 7,3 miliar atau sekitar Rp 75 triliun jika pengelolaan Blok Mahakam tak diberikan ke pihak lain. "Semua tergantung pemerintah Indonesia," kata dia.

    Menurut Kristanto, pembukaan lapangan baru ini dilakukan dalam upaya menahan penurunan produksi di Blok Mahakam. PT Total, kata dia, tetap akan mempertahankan produksi gas mencapai 1.760 MMSCFD (juta kaki kubik). Adapun produksi minyak dan kondensat perusahaan Prancis ini mencapai 66 ribu-67 ribu barel per hari.

    UKKY PRIMARTANTYO (SURAKARTA) | FIRMAN HIDAYAT (BALIKPAPAN)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.