Layani Rute Pendek, Garuda Beli 38 Pesawat ATR

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Garuda Indonesia. TEMPO/Abdi Purmono

    Pesawat Garuda Indonesia. TEMPO/Abdi Purmono

    TEMPO.CO, Banyuwangi-General Manager PT Garuda Indonesia Tbk, Cabang Surabaya, Ari Suryanta, mengatakan, Garuda akan membeli 38 pesawat kecil jenis ATR 72-600. Pesawat-pesawat kecil itu akan didatangkan mulai tahun ini hingga 2018 mendatang untuk melayani rute-rute pendek.

    "Dua pesawat datang pertama pada November besok," kata Ari di Banyuwangi, Rabu 24 Juli 2013. Ari mengatakan pesawat berkapasitas 72 penumpang itu dibutuhkan untuk melayani rute-rute pendek di Indonesia menjelang ASEAN Open Sky yang dimulai 2015 mendatang.

    Pemerintah telah menyiapkan lima bandaru udara internasional untuk menghadapi Open Sky tersebut yakni Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Juanda Surabaya, Kuala Namu Medan, Sultan Hasanudin Makassar, dan Ngurah Rai Denpasar.

    Dengan Open Sky, kata dia, akan banyak maskapai asing yang masuk sehingga penerbangan domestik dan regional harus sudah lebih siap. Oleh karena itu, pesawat ATR 72-600 dipilih karena cocok untuk bandara-bandara yang memiliki landasan pendek di bawah 2.000 meter.

    Rute-rute pendek yang sedang dibidik Garuda Indonesia adalah rute Surabaya-Banyuwangi, Ujung Pandang-Mamuju dan sekitar Provinsi Papua.

    Untuk merealisasikan rute pendek Surabaya-Banyuwangi, hari ini Garuda Indonesia melakukan survei ke Bandara Banyuwangi.

    Menurut Ari, Bandara Banyuwangi dipilih karena sudah ada maskapai swasta yang beroperasi, pertumbuhan penumpang pesawatnya besar, dan telah ada sekolah pilot. Selain itu, potensi obyek wisata dan tingkat investasi industri di Kabupaten Banyuwangi juga besar. "Ini jadi peluang bagi kami," kata dia.

    Pertimbangan lain, kata Ari, jarak Banyuwangi ke Surabaya melalui jalur darat cukup lama yakni sekitar 6 jam. Sehingga sebagian warga lebih memilih menggunakan pesawat yang jarak tempuhnya hanya 40 menit, dengan selisih biaya yang tak terlalu besar.

    Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas optimistis infrastruktur Bandara Banyuwangi layak didarati ATR 72-600. Menurut dia, pesawat tersebut membutuhkan landasan 1.200 meter, sementara panjang landasan di Bandara Banyuwangi 1.800 meter.

    Selain itu, jumlah pertumbuhan penumpang naik hampir 4 kali lipat. Bila tahun 2011, hanya 7 ribu ribu penumpang kini telah melonjak hngga 25 ribu penumpang. "Kalau Garuda masuk, ini menambah nilai bagi Bandara Banyuwangi," kata dia.

    Sejak 20 September 2012, penerbangan Surabaya-Banyuwangi pergi pulang dilayani maskapai Wings Air dengan pesawat ATR 72-500.

    IKA NINGTYAS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.