Jumat, 23 Februari 2018

Garam Petani Rembang Menumpuk Tak Terjual

Oleh :

Tempo.co

Senin, 6 Mei 2013 03:47 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Garam Petani Rembang Menumpuk Tak Terjual

    TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO , Rembang: Sekitar 100 ribu ton garam yang diproduksi petani asal Kabupaten Rembang menumpuk di gudang karena tidak ada pembelinya. Selain harga jatuh, permintaan pasar saat ini juga sepi. Harga tertinggi kualitas I Rp 380 per kilogram. Sedangkan untuk kualitas II lebih rendah, hanya Rp 300 per kilogram.


    Padahal tahun lalu saat hujan turun harga garam mencapai Rp 800 per kilogram. "Saya sendiri heran pasar lesu. Mau dijual murah pun juga tidak ada yang menampung, lebih- lebih untuk garam kualitas II daya tawarnya rendah dan pembeli luar kota ogah- ogahan, sehingga hanya bisa terserap pasar lokal," kata Pamuji, Kepala Bidang Pengawasan dan Perlindungan Sumber Daya Kelautan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang, Ahad 5 Mei 2013.


    Serapan untuk garam konsumsi juga rendah. Pupon, pengusaha garam di Desa Purworejo, Kecamatan Kaliori, Rembang mengeluhkan rendahnya permintaan pasar. "Saya yang biasanya memproduksi 15 ton per hari, kini hanya tinggal 5 ton per hari," kata Pupon.


    Saat ini, kata Pupon, rata- rata gudang garam milik petani masih penuh timbunan, karena tidak ada pembeli. Petani garam Wagiyanto, asal Desa Mojowarno, Kecamatan Kaliori, mengaku 700 ton garamnya tersimpan di gudang."Saya berharap saat musim penghujan banyak permintaan. Tapi kenyataannya tidak ada pembeli," kata dia.


    Menurut catatan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang, sekitar 99.545 ton garam petani di Rembang menumpuk di gudang. Padahal total produksi garam musim lalu mencapai 186.545 ton, dari lahan yang tersedia lahan tambak garam sekarang mencapai 1.184,98 hektare.


    BANDELAN AMARUDIN


    Topik Terhangat:
    Pemilu Malaysia
    | Harga BBM | Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg

    Baca juga:
    25 Buruh Panci Disekap, 3 Bulan Tidak Mandi


    Bos Pabrik Panci yang Siksa Buruh Jadi Tersangka

    Kisah Buruh Pabrik Panci Kabur dari Sekapan Bos

    Finalis X Factor Indonesia Ramaikan Konser Lenka

    Profil Andressa Urach, Selingkuhan Ronaldo


    Korban Tewas Bom TNI Sempat Dapat Uang dari SBY


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Pentingnya Memilah Sampah Sesuai Jenisnya

    Pilahlah sampah sesuai jenisnya, sampah organik, anorganik, dan sampah lainnya.