Senin, 19 November 2018

Konsorsium 5 Bank Layani E-Ticket Transjakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengguna Bus TransJakarta saat di halte bus transjakarta di kawasan Thamrin, Jakarta, (1/1). Bus Transjakarta menambahkan armadanya dengan menyediakan bus asal China Zhong Tong. Tempo/Aditia Noviansyah

    Seorang pengguna Bus TransJakarta saat di halte bus transjakarta di kawasan Thamrin, Jakarta, (1/1). Bus Transjakarta menambahkan armadanya dengan menyediakan bus asal China Zhong Tong. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota menggandeng konsorsium bank untuk mendukung penggunaan tiket elektronik Transjakarta. "E-ticketing ini akan melayani masyarakat, dan dengan e-ticketing ini tentunya akan mengurangi antrean," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam peluncuran e-ticketing hari ini.

    Konsorsium tersebut beranggotakan lima bank, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, dan PT Bank DKI.

    Jokowi mengatakan, kerja sama ini merupakan implementasi dari kebijakan satu jenis kartu untuk penggunaan semua moda transportasi di Jakarta. “Nantinya produk e-money dari kelima bank yang berkonsorsium diharapkan akan terintegrasi pemakaiannya untuk Kopaja, Metromini, dan kereta api, selain tentunya Transjakarta,” ujarnya, Selasa, 22 Januari 2013.

    Saat ini tersedia 11 koridor Transjakarta dengan 320 ribu transaksi sehari. Ke depan, Transjakarta akan menambah satu koridor, 500-an bus, enam stasiun pengisian bahan bakar gas, dan berencana mengatur agar Kopaja dan Metromini masuk dalam jalur Transjakarta. Pemerintah Provinsi DKI memprediksi transaksi e-ticketing pada 2013 ini bisa mencapai satu juta sehari.

    “Lima bank tersebut juga akan membantu melakukan investasi e-ticketing Transjakarta, dan sebagai kompensasinya, bank dapat memanfaatkan halte bus untuk sarana edukasi dan pemasangan ATM/vending machine sebagai sarana isi ulang,” ujar Jokowi.

    Layanan e-ticketing ini akan diuji coba untuk koridor 1 Blok M-Kota. Sedangkan koridor lainnya baru dimulai Februari-April 2013. Adapun untuk penjualan kartu post-launching akan dilakukan di 13 shelter, yakni Blok M, Dukuh Atas, Sarinah, Harmoni, Kota, Pulogadung, Arion, Utan Kayu, Manggarai, Ragunan, GOR Sumantri, Mampang, dan Kuningan Barat.

    Direktur Utama PT BNI (Persero) Tbk Gatot M. Suwondo mengatakan, ada berbagai jenis kartu yang dapat digunakan di bus Transjakarta, mulai dari kartu prepaid BNI yang generik, BNI prepaid, maupun kartu lainnya, yang merupakan hasil kerja sama dengan partner BNI, dapat digunakan untuk Transjakarta. Kartu kerja sama partner itu adalah kartu Intermoda (kartu prepaid untuk Bus Trans Jogya dan Bus Batik Solo, kerja sama dengan Bank BRI dan Bank BCA, serta Kereta Api Prambanan Ekspress), Rail Card (kartu prepaid untuk pembelian ticket kereta api eksekutif melalui RAIL BOX di beberapa stasiun), Mekarsari (kerja sama dengan Taman Buah Mekarsari), dan Kimteng (kerja sama dengan coffee shop Kimteng di Pekanbaru).

    "Selain itu, Kartu Aku (kerja sama dengan Alfamart), Chelsea (kartu prepaid untuk komunitas pencinta klub sepak bola Inggris Chelsea), dan Java Jazz Festival (kartu prepaid yang dipasarkan khusus saat event Java Jazz Festival) juga dapat digunakan," ujar Gatot.

    Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, kerja sama ini merupakan bentuk komitmen perbankan bersama pemerintah DKI dalam mendukung peningkatan layanan di sektor transportasi massal. BCA akan melayani e-ticketing dengan kartu Flazz.

    Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Riswinandi, mengemukakan bahwa kerja sama implementasi e-ticketing ini merupakan upaya peningkatan pelayanan pengguna Transjakarta. Semua kartu Mandiri e-money (e-money, e-Toll Card, Indomaret Card, dan Gaz Card) dapat digunakan untuk pembayaran tiket bus Transjakarta.

    Adapun Bank BRI akan menggunakan uang elektroniknya, BRIZZI, dalam kerja sama e-ticketing Transjakarta ini. Direktur Utama BRI Sofyan Basir menjelaskan bahwa top-up BRIZZI mudah.

    "Kartu BRIZZI dapat di-top-up atau diisi ulang melalui seluruh e-Channel BRI (ATM, SMS Banking BRI, dan Internet Banking BRI), dan di EDC BRIZZI, yang terdapat di merchant-merchant kerja sama BRIZZI. Baik gunakan kartu debit BRI maupun kartu debit bank mana pun di Indonesia yang tergabung di jaringan ATM Bersama maupun ATM Prima dan jaringan ATM Link,” kata Sofyan.

    Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono mengatakan, Bank DKI, selaku penerbit smart card e-money pertama di Indonesia dengan nama JakCard, menyambut baik adanya kerja sama perbankan pada kartu prabayar Transjakarta ini. Bank DKI telah mengimplementasikan sistem JakCard dengan EDC di koridor 1-8. Untuk sistem JakCard dengan e-ticketing khususnya di koridor 6 sejak Juni 2012 serta koridor 1 bersama empat bank lainnya.

    MARTHA THERTINA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.