Dahlan Iskan Siap Jelaskan Dugaan Korupsi PLN  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan menyatakan kesediaannya menjelaskan prihal dugaan kerugian negara sebesar Rp 37 triliun di PT Perusahaan Listrik Negara (persero) selama dirinya menjabat Direktur Utama. "Begini saja deh, semua saya serahkan ke Dewan," kata Dahlan di Jambi, Rabu 24 Oktober 2012 sore.

    Dahlan mengatakan dirinya tak punya waktu menjelaskan kepada publik. Dia butuh waktu lebih dari satu menit, sementara waktu yang diberikan saat itu sangat sempit.

    Dahlan Iskan menjelaskan mengenai ketidakhadirannya dalam Rapat bersama Komisi Energi di DPR. Ia beralasan sedang berkunjung ke beberapa daerah, termasuk Jambi.

    Dahlan tiba di bandara Sulthan Taha Jambi sekitar pukul 18.05 WIB. Menteri BUMN ini langsung disambut Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, Walikota Jambi Bambang Priyanto, Direktur Utama PTPN VI dan sejumlah pejabat Jambi lainnya. Sore itu juga Ia langsung meninjau pengerjaan terminal dan Bandara yang sedang dikerjakan agar bertaraf internasional.

    Dalam kunjungan kerjanya ke Jambi Dahlan Iskan memiliki beberapa agenda, antara lain akan mengunjungi PLN Sungaigelam, Kecamatan Muarojambi, mengunjungi lokasi integrasi sawit sapi PTPN VI di unit usaha kebun sawit di Kabupaten Batanghari, menghadiri seminar di Universitas Negeri Jambi dan mengadakan pertemuan dengan para biksu dan penganut umat Budha di Jambi.

    SYAIPUL BAKHORI

    Berita Terpopuler
    Kampanye Hitam Kertas Indonesia Diminta Dihentikan 

    Airbus Resmikan Pabrik A350

    Anggaran Perjalanan Dinas Dipangkas 15 Persen

    SBY Resmikan 7 Proyek Senilai Rp 19 Triliun 

    Ekonom: Pemerintah Jangan Kurangi Subsidi Energi

    Potensi Investasi UKM Komponen Jepang Rp 3,24 Triliun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.