Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Laba BSI Tumbuh 15,05 Persen, Ditopang Pembiayaan Sebesar Rp 251,6 Triliun

image-gnews
Pengguna mencoba aplikasi Mandiri Online Securities Trading (MOST) Syariah saat Grand Launching Pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) Online Bank Syariah Pertama di  Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa 16 Januari 2024. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI berkolaborasi dengan PT Mandiri Sekuritas meluncurkan Layanan Investasi #SerbaSyariah. Nasabah pun kini bisa membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) secara daring melalui Mandiri Online Securities Trading (MOST) Syariah. Tempo/Tony Hartawan
Pengguna mencoba aplikasi Mandiri Online Securities Trading (MOST) Syariah saat Grand Launching Pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) Online Bank Syariah Pertama di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa 16 Januari 2024. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI berkolaborasi dengan PT Mandiri Sekuritas meluncurkan Layanan Investasi #SerbaSyariah. Nasabah pun kini bisa membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) secara daring melalui Mandiri Online Securities Trading (MOST) Syariah. Tempo/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI melaporkan pertumbuhan laba sampai April 2024 sebesar 15,05 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Berdasarkan laporan keuangan unaudited atau yang dibuat oleh perseroan, laba BSI tumbuh menjadi Rp 2,24 triliun.

Pertumbuhan ini ditopang oleh meningkatnya pembiayaan yang disalurkan BSI. "Didorong oleh pembiayaan yang tumbuh secara double digit sebesar 18 persen yoy menjadi Rp 251,6 triliun dan kualitas yang terjaga dengan NPF (non-performing financing) net di 0,57 persen," kata Group Head Investor Relations BSI, Rizky Budinanda dalam keterangan resmi pada Rabu, 22 Mei 2024.

Selain dari sisi pembiayaan, nilai fee based income juga dilaporkan mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pertumbuhannya tercatat hingga 30 persen yoy, terutama didorong oleh transaksi melalui e-channel maupun treasury.

Adapun total dana pihak ketiga BSI tercatat Rp 293,25 triliun atau naik sekitar 9,41 persen. Kemudian, dana Current Account Saving Account (CASA) juga meningkat menjadi 61,21 persen yang ditopang oleh naiknya tabungan wadiah. "Sehingga, turut menjaga cost of fund (CoF) relatively flat secara bulanan."

Di sisi aspek beban operasional, BSI melaporkan penurunan 0,63 persen yoy dan cost to income ratio membaik ke level 47,51 dibanding posisi Maret 2024.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Rizky menyebut BSI terus melanjutkan kinerja yang solid sampai dengan empat bulan pertama tahun 2024 ini. Kuatnya performance perusahaan, kata dia berdampak pada kepercayaan asing yang meningkat. Hal ini terindikasi dari komposisi kepemilikan saham BSI oleh investor asing.

"Terlihat dari kenaikan harga saham dan market cap yang sempat menembus Rp 131 triliun dan menempatkan BSI masuk dalam jajaran Top 10 Global Islamic Bank dari sisi kapitalisasi pasar pada bulan April 2024," tutur Rizky.

Menurut dia, kegiatan marketing yang dilakukan BSI kepada investor domestik dan asing terus meningkatkan kepercayaan publik. Walhasil, jumlah investor institusi asing di komposisi kepemilikan saham BSI naik menjadi 53 persen per posisi April 2024. Pada periode yang sama tahun lalu, komposisinya sebesar 44,3 persen.

Pilihan EditorKode Bank BSI serta Cara Transfernya Melalui ATM dan M-Banking

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Penasihat FKP IKN Yakin Investor Antusias Membangun Ibu Kota Nusantara

3 jam lalu

 Dewan Penasihat Forum Komunikasi Pengusaha Ibu Kota Nusantara (FKP IKN) Sony Subrata. Foto : SIG
Penasihat FKP IKN Yakin Investor Antusias Membangun Ibu Kota Nusantara

Para investor yang tergabung di Forum Komunikasi Pengusaha IKN sebut sama sekali tidak terpengaruh dengan pergantian kepemimpinan di tubuh OIKN


Pertamina Raih Laba Rp 72 Triliun Sepanjang Tahun 2023

5 jam lalu

Pertamina Raih Laba Rp 72 Triliun Sepanjang Tahun 2023

Sepanjang tahun 2023, PT Pertamina (Persero) mencatatkan laba total sebesar US$ 4,77 miliar atau sekitar Rp 72,7 triliun (asumsi kurs Rp 15.255 per US$)


Analis: Penurunan Saham Emiten BSI Berlangsung Sesaat, Tak Perlu Khawatir

7 jam lalu

PP Muhammadiyah mengumumkan rencana penarikan dana simpanannya di PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Hal itu tercantum dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto berjudul 'Konsolidasi Dana' tertanggal 30 Mei 2024 ke sejumlah lembaga terafiliasi ormas keagamaan tersebut. FOTO/X
Analis: Penurunan Saham Emiten BSI Berlangsung Sesaat, Tak Perlu Khawatir

Ibrahim Assuaibi mengungkapkan beberapa alasan terjadinya sentimen di masyarakat terhadap BSI usai PP Muhammadiyah menarik dana mereka.


Terkini: Anggota DPR Pertanyakan ke Bahlil yang Sebut Investasi di IKN Tak Macet, Daftar Kerabat Jokowi yang Diangkat Jadi Petinggi BUMN

19 jam lalu

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. Bahlil mengatakan bahwa Starlink sudah mengantongi izin investasi di Indonesia. Berdasarkan data pengurusan izin investasi Online Single Submission (OSS) yang dikantonginya, jumlah investasi yang ditanamkan Starlink di Indonesia hanya Rp30 miliar. Tak hanya itu, jumlah tenaga kerja yang terdaftar juga hanya 3 orang. TEMPO/M Taufan Rengganis
Terkini: Anggota DPR Pertanyakan ke Bahlil yang Sebut Investasi di IKN Tak Macet, Daftar Kerabat Jokowi yang Diangkat Jadi Petinggi BUMN

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa proses investasi di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur tidak macet.


Apresiasi PP Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI, Analis Sebut Bisa Bantu Bank Kecil di Daerah

20 jam lalu

Pengguna mencoba aplikasi Mandiri Online Securities Trading (MOST) Syariah saat Grand Launching Pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) Online Bank Syariah Pertama di  Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa 16 Januari 2024. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI berkolaborasi dengan PT Mandiri Sekuritas meluncurkan Layanan Investasi #SerbaSyariah. Nasabah pun kini bisa membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) secara daring melalui Mandiri Online Securities Trading (MOST) Syariah. Tempo/Tony Hartawan
Apresiasi PP Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI, Analis Sebut Bisa Bantu Bank Kecil di Daerah

Keputusan PP Muhammadiyah menarik dananya dari BSI bisa membantu pergerakkan bank-bank daerah


Pengamat Ungkap Alasan Saham BSI Lemah setelah PP Muhammadiyah Tarik Dana

23 jam lalu

PP Muhammadiyah mengumumkan rencana penarikan dana simpanannya di PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Hal itu tercantum dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto berjudul 'Konsolidasi Dana' tertanggal 30 Mei 2024 ke sejumlah lembaga terafiliasi ormas keagamaan tersebut. FOTO/X
Pengamat Ungkap Alasan Saham BSI Lemah setelah PP Muhammadiyah Tarik Dana

Perdagangan saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI pada pekan lalu melemah di bursa efek setelah PP Muhammadiyah menarik dana


Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI, Analis Beberkan Dampaknya ke Saham BRIS

1 hari lalu

Seorang pegawai menghitung uang di Kantor Cabang Thamrin Digital Bank Syariah Indonesia (BSI), Jakarta, Selasa (24/8/2021).(ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.)
Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI, Analis Beberkan Dampaknya ke Saham BRIS

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka mengatakan masyarakat tak perlu khawatir dengan kondisi BSI usai PP Muhammadiyah menarik dana dari bank tersebut.


Saham BSI Loyo setelah Muhammadiyah Tarik Dana, Sampai Kapan Dampaknya?

1 hari lalu

Seorang pegawai menghitung uang di Kantor Cabang Thamrin Digital Bank Syariah Indonesia (BSI), Jakarta.(ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.)
Saham BSI Loyo setelah Muhammadiyah Tarik Dana, Sampai Kapan Dampaknya?

Perdagangan saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI melemah setelah Pimpinan Pusat Muhammadiyah menarik dana. Sampai kapan dampaknya?


Pelemahan Rupiah Berlanjut, Pagi Dibuka Melorot: Investor Tunggu Rilis Data Inflasi Inti AS

1 hari lalu

Karyawan menunjukkan uang pecahan 100 dolar Amerika di penukaran mata uang asing di Jakarta, Selasa 16 April 2024, Nilai tukar rupiah tercatat melemah hingga menembus level Rp16.200 per dolar Amerika Serikat (AS) setelah libur Lebaran 2024. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia (BI) Edi Susianto menyampaikan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terjadi seiring dengan adanya sejumlah perkembangan global saat libur Lebaran. TEMPO/Tony Hartawan
Pelemahan Rupiah Berlanjut, Pagi Dibuka Melorot: Investor Tunggu Rilis Data Inflasi Inti AS

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu diperkirakan berlanjut melemah di tengah pasar menunggu rilis data inflasi AS.


The Mountain of Problems in the IKN from Investor to Basic Infrastructure

1 hari lalu

The Mountain of Problems in the IKN from Investor to Basic Infrastructure

The resignations of of IKN Authority Head and Deputy, respectively, reveal a myriad of problems in the IKN from investor to basics infrastructure.