Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Janji Capres Bangun Teknologi Informasi, Peneliti TII: Perlu Insentif dan Kebebasan Ekonomi

Reporter

Editor

Khairul anam

image-gnews
Ketiga Capres dan Cawapres, Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (kiri), Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka (tengah) dan Ganjar Pranowo - Mahfud MD (kanan) saling berpegangan tangan usai Debat Kelima Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Minggu, 4 Februari 2024. Debat kelima atau terakhir ini mengangkat tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi. TEMPO/M Taufan Rengganis
Ketiga Capres dan Cawapres, Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (kiri), Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka (tengah) dan Ganjar Pranowo - Mahfud MD (kanan) saling berpegangan tangan usai Debat Kelima Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Minggu, 4 Februari 2024. Debat kelima atau terakhir ini mengangkat tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi. TEMPO/M Taufan Rengganis
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti Bidang Ekonomi The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII) Putu Rusta Adijaya mengatakan, pemerintah perlu menyediakan insentif untuk membangun dan memperkuat teknologi informasi di Indonesia. Pernyataan ini menanggapi konteks debat terakhir calon presiden (Capres) perihal pengembangan teknologi informasi Indonesia pada Ahad, 4 Februari 2024. Indonesia mengimpor ponsel sebesar Rp 30 triliun, padahal hanya perlu investasi Rp 0,5 triliun untuk membangun pabriknya. 

Menurut Putu Rusta, penting untuk melibatkan banyak pihak, termasuk investor domestik. Mereka juga harus dilibatkan dan diberdayakan untuk membangun pabrik ponsel melalui pemberian insentif, baik insentif pajak dan insentif lainnya.

"Investor juga perlu didorong untuk memberikan transfer teknologi. Di sini kita butuh kemampuan diplomasi dan daya tawar yang lebih baik untuk kepentingan strategis Indonesia,” katanya dalam keterangan tertulis pada Senin, 5 Februari 2024.

Di samping itu, kata Putu, pendekatan kebebasan ekonomi dapat membantu mempercepat akselerasi teknologi informasi di Indonesia. Ia mencontohkan Amerika Serikat dengan Apple dan Korea Selatan yang moncer dengan industri Samsung. Keduanya kini telah menjadi raksasa bisnis dunia.

“Ini tidak lepas dari adanya pendekatan kebebasan ekonomi juga. Hal ini memberikan kesempatan bagi masyarakat sebagai inventor dengan patennya, dengan ikut didukung fasilitasi dalam penelitian dan pengembangan, serta SDM (sumber daya manusia) dan fasilitas teknis yang memadai, dan lain sebagainya,” tutur Putu.

Dia menilai, potensi ekonomi digital di Indonesia harus didukung, seperti misalnya melalui tata kelola yang baik. Dia menyebut, Indonesia diprediksi sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2030. Maka dari itu, Indonesia perlu mengembangkan teknologi informasi, baik dalam bentuk kepemilikan ponsel maupun pengetahuan terkait teknologi informasi.

"Harus ada good governance yang baik dari pemerintah dalam mengelola investasi agar ada trickle-down effect dari investasi manufaktur ponsel misalnya, agar masyarakat di daerah manufaktur juga bisa mendapatkan keuntungan."

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Putu menekankan, SDM menjadi salah satu unsur penting dalam menarik investasi untuk membangun manufaktur. Seperti halnya manufaktur ponsel. Akan tetapi, kata dia, Indonesia jangan hanya fokus menarik investasi luar negeri untuk menanamkan modal sehingga Indonesia bisa membuat manufaktur ponsel.

"Tetapi juga bagaimana pemerintah bisa meningkatkan SDM Indonesia. Ketika SDM siap dan ada investasi untuk membangun pabrik ponsel, itu lebih baik ketimbang ada yang ingin investasi, tapi SDM kita belum siap,” ujarnya.

Oleh sebab itu, menurut Putu, pemerintah juga perlu mengidentifikasi investor domestik terlebih dahulu. Dengan demikian, bisa dilihat gambaran tindak lanjut yang potensial di sektor ini. Ia menegaskan, tidak harus selalu menunggu masuknya investor asing. Lebih daripada itu, investor dalam negeri juga mesti digaet.

“Justru kita ingin investor dalam negeri juga ikut bergerak. Perusahaan dalam negeri yang sudah bekerja sama dengan perusahaan luar negeri bisa mendapatkan dan menerapkan transfer pengetahuan terkait, dengan optimalisasi dalam pemanfaatan anggarannya, dan lain sebagainya."

ANNISA FEBIOLA

Pilihan Editor: Proses dan Syarat Seseorang Berhak Terima Bansos, Anies Baswedan: Bansos untuk Kebutuhan Penerima, Bukan Pemberi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Megawati Lantik Ahok dan Ganjar Jadi Ketua DPP PDIP, Bidang Apa? Ini Profil Keduanya

4 hari lalu

Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan orasi politiknya dalam acara Ahokers Bareng Ganjar di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar-Mahfud, Jakarta, Minggu, 4 Februari 2024. Relawan Ahokers resmi mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024. ANTARA/Aprillio Akbar
Megawati Lantik Ahok dan Ganjar Jadi Ketua DPP PDIP, Bidang Apa? Ini Profil Keduanya

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melantik Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Ganjar Pranowo sebagai Ketua DPP PDIP. Ini profil keduanya.


Jokowi Bantah Cawe-cawe Pilkada 2024, Bagaimana dengan Pilpres 2024?

8 hari lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi usai meresmikan PT Hyundai LG Industry (HLI) Green Power di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 3 Juli 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Jokowi Bantah Cawe-cawe Pilkada 2024, Bagaimana dengan Pilpres 2024?

Presiden Jokowi membantah tudingan melakukan cawe-cawe di Pilkada 2024. Saat disebut cawe-cawe Pilpres 2024, lalu Jokowi juga menyangkalnya.


Iran Siapkan Pilpres Putaran Kedua untuk Pemilih di Luar Negeri

10 hari lalu

Sejumlah warga Iran mengantre untuk melakukan pemungutan suara pada Pemilu Presiden di Gedung Diplomatik Iran, Jakarta, Jumat 28 Juni 2024. Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengelar pemilihan umum (Pemilu) 2024 untuk memilih presiden baru bagi warga negara mereka yang tinggal di Indonesia, adapun Pemilu Iran diselenggarakan tepat pada 50 hari setelah Presiden Ebrahim Raisi meninggal dalam kecelakaan pesawat pada Mei lalu. ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso
Iran Siapkan Pilpres Putaran Kedua untuk Pemilih di Luar Negeri

Kementerian Luar Negeri Iran memulai persiapan pemilu putaran kedua untuk para pemilih di luar negeri.


Said Jalili, Negosiator Nuklir Iran yang Mengincar Posisi Presiden

12 hari lalu

Kandidat presiden Iran Saeed Jalili.  Morteza Fakhri Nezhad/IRIB/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS
Said Jalili, Negosiator Nuklir Iran yang Mengincar Posisi Presiden

Said Jalili, seorang diplomat dan politikus konservatif Iran yang terkenal, berada di posisi kedua dalam pemilihan presiden


Produk Teknologi Informasi Indonesia Bukukan Potensi Transaksi Rp 146,45 Miliar di Innovex Taipei 2024

29 hari lalu

Suasana pameran teknologi Computex 2015, pameran ini merupakan salah satu yang terbesar nomor 2 di dunia. Taipei, Taiwan, 2 Juni 2015. REUTERS / Pichi Chuang
Produk Teknologi Informasi Indonesia Bukukan Potensi Transaksi Rp 146,45 Miliar di Innovex Taipei 2024

Produk teknologi informasi dan komunikasi Indonesia bukukan potensi transaksi sebesar US$ 8,9 juta atau senilai Rp 146,45 miliar di Innovex Taipei.


Pendukung Capres Berebut Pengaruh Sengketa Pilpres

20 April 2024

Demonstrasi dari masing-masing kubu pasangan calon muncul tiga hari menjelang putusan sengketa pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi.
Pendukung Capres Berebut Pengaruh Sengketa Pilpres

Demonstrasi dari masing-masing kubu pasangan capres muncul tiga hari menjelang putusan sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi


Ganjar Pranowo Kenakan Kemeja Motif Garis Hitam Putih Lagi, Saat Salat Idul Fitri dan Open House

11 April 2024

Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo melaksanakan Shalat Idul Fitri 1445 H di Lapangan Dolo, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, Jogjakarta, Rabu 10, April 2024).  Foto: Humas Ganjar-Mahfud
Ganjar Pranowo Kenakan Kemeja Motif Garis Hitam Putih Lagi, Saat Salat Idul Fitri dan Open House

Ganjar Pranowo kenakan kemeja motif garis-garis hitam putih vertikal saat Salat Id dan open house, Rabu, 10 April 2024. Seperti saat awal nyapres.


56 Siswa SMK Ini Jalani Program Backpacker dari Sekolahnya ke 20 Negara

3 April 2024

Para siswa santri SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School berfoto di antara kegiatan program backpacker keliling ke-20 negara. Memulainya pada 16 Januari 2024, memasuki awal April ini mereka telah menyinggahi Pakistan, India, dan sampai di Arab Saudi. ISTIMEWA
56 Siswa SMK Ini Jalani Program Backpacker dari Sekolahnya ke 20 Negara

Selain mencari pengalaman dan ilmu di kampus-kampus tujuan, siswa santri ini juga membagikan ilmu dan pengetahuan di bidang teknologi informasi.


Prabowo Kembali Singgung Nilai 11 dari 100, Ini Awal Mula Peristiwanya

22 Maret 2024

Calon Presiden terpilih Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama DPP PAN di Jakarta, Kamis 21 Maret 2024. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan buka puasa bersama pertama usai Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka diputuskan oleh KPU dalam Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 menjadi pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih. ANTARA FOTO/ Rivan Awal Lingga
Prabowo Kembali Singgung Nilai 11 dari 100, Ini Awal Mula Peristiwanya

Prabowo kembali menyinggung nilai 11 dari 100 pada pidatonya di acara Buka Bersama PAN. Berikut kilas balik peristiwa nilai 11 dari 100.


Presiden AS Joe Biden Akhirnya Ucapkan Selamat kepada Prabowo

14 Maret 2024

Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato di State Fairgrounds di Columbia, Carolina Selatan, AS, 27 Januari 2024. REUTERS/Tom Brenner/File Foto
Presiden AS Joe Biden Akhirnya Ucapkan Selamat kepada Prabowo

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengucapkan selamat atas unggulnya calon presiden Prabowo Subianto, beberapa hari menjelang pengumuman hasil akhir pemilu.