Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dirut BTN Bicara Korelasi Kenaikan Suku Bunga BI dengan Penentu Bunga Pinjaman

image-gnews
Pengunjung melihat maket rumah dalam pameran Indonesia Property Expo di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Selasa, 17 Mei 2022. Bank BTN menggandeng PT Adhouse Clarion Events serta didukung oleh Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, dan Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta menggelar pameran rumah murah, Indonesia Property Expo (IPEX) ke-39. TEMPO/Tony Hartawan
Pengunjung melihat maket rumah dalam pameran Indonesia Property Expo di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Selasa, 17 Mei 2022. Bank BTN menggandeng PT Adhouse Clarion Events serta didukung oleh Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, dan Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta menggelar pameran rumah murah, Indonesia Property Expo (IPEX) ke-39. TEMPO/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo menyebutkan kenaikan suku bunga BI rate bukan menjadi satu satunya komponen yang menentukan meningkatnya suku bunga pinjaman.

"Pada prinsipnya bisnis bank ini adalah menyalurkan simpanan masyarakat kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk pinjaman, memang pertanyaannya selalu apakah naik juga kreditnya? Secara teori memang demikian, tapi bukan hanya karena naiknya suku bunga Bank Indonesia, ada faktor lain," ujar Haru, Jumat 17 Februari 2023.

Haru mengungkapkan faktor lain yang memicu kenaikan suku bunga pinjaman atau kredit adalah demand dari kredit tersebut, ketersedian likuiditas, persaingan, dan resiko. 

"Jadi kalau semuanya sama atau cetris paribus, tentu akan mengikuti demand naik. Tapi hal itu tidak mengurangi demand terhadap kebutuhan kredit," imbuhnya.

Haru menjelaskan tidak berkurangnya demand pada kebutuhan kredit disebabkan pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan daya beli sanggup untuk mengambil kredit dengan jumlah yang lebih tinggi karena manfaat ekonominya lebih tinggi lagi. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, Haru juga menegaskan kenaikan suku bunga BI rate bukan suatu hal yang pihaknya hindari. 

"Kalau pertumbuhan ekonomi bagus, inflasi rendah, lalu suku bunga kredit naik karena suku bunga BI rate, saya rasa itu merupakan satu hal yang wajar, walaupun sekali lagi bukan komponen penentu," tutupnya.

Pilihan Editor: BTN Buka Lowongan Officer Development Program (ODP) Bisnis, Cek Persyaratannya

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sri Mulyani Prediksi Tahun Ini The Fed Hanya Akan Menurunkan Suku Bunga Satu Kali

19 jam lalu

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Thomas Djiwandono dan Budi Djiwandono saat melakukan konferensi pers  terkait Kondisi Fundamental Ekonomi Terkini dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 di kantor pusat Direktoral Jenderal Pajak, Jakarta, 24 Juni 2024. Tempo | Maulani Mulianingsih
Sri Mulyani Prediksi Tahun Ini The Fed Hanya Akan Menurunkan Suku Bunga Satu Kali

The Fed diprediksi hanya akan menurunkan suku bunga satu kali. Menteri keuangan Sri Mulyani sebut saat ini pasar keuangan global alami goncangan


Syarat dan Cara Gadai Laptop di Pegadaian yang Mudah

3 hari lalu

Suasana pelayanan nasabah Pegadaian Salemba, Jakarta, Selasa, 20 Februari 2024. PT Pegadaian mencatatkan kinerja positif pada tahun 2023 dengan mencetak laba bersih sebesar Rp 4,38 Triliun.  TEMPO/Tony Hartawan
Syarat dan Cara Gadai Laptop di Pegadaian yang Mudah

Ketahui syarat dan cara gadai laptop di Pegadaian. Caranya cukup mudah dilakukan. Anda bisa langsung pergi ke kantor Pegadaian terdekat.


Rupiah Melemah Usai RDG BI Umumkan Pertahankan Suku Bunga

4 hari lalu

Pegawai menghitung mata uang asing di Dolarindo Jakarta, Senin, 10 Juni 2024. Rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah kuatnya data ketenagakerjaan AS serta derasnya dana asing yang keluar dari Surat Berharga Negara (SBN). Dilansir dari Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,53 persen di angka Rp16.275 per dolar AS pada Senin (10/6). Depresiasi rupiah ini berbanding terbalik dengan penutupan perdagangan pada Jumat (7/6) yang menguat sebesar 0,4 persen. TEMPO/Tony Hartawan
Rupiah Melemah Usai RDG BI Umumkan Pertahankan Suku Bunga

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (dolar AS) pada perdagangan Kamis, ditutup melemah


Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 6,25 Persen

4 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo bersama jajaran Deputi Bank Indonesia saat mengumumkan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Juni 2024 di Jakarta, Kamis, 20 Juni 2024. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 19-20 Juni 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 6,25 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,5 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 7 persen. TEMPO/Tony Hartawan
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 6,25 Persen

Dengan mempertahankan suku bunga acuan tersebut diharapkan inflasi berada dalam sasaran dan terkendali pada tahun ini dan 2025.


Ada Sentimen Kenaikan BI Rate, Ini 3 Saham Rekomendasi Indo Premier Sekuritas

5 hari lalu

Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan
Ada Sentimen Kenaikan BI Rate, Ini 3 Saham Rekomendasi Indo Premier Sekuritas

Analis Indo Premier Seluritas mengimbau untuk memperhatikan sejumlah sentimen yang akan mempengaruhi pasar, salah satunya potensi kenaikan BI rate.


Pengamat Komoditas dan Mata Uang: Rupiah Bisa Tembus Rp 17 Ribu Jika..

7 hari lalu

Ilustrasi Uang Rupiah. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Pengamat Komoditas dan Mata Uang: Rupiah Bisa Tembus Rp 17 Ribu Jika..

Analis mata uang Lukman Leong, menilai bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih penuh dengan ketidakpastian. Namun, menurut dia kondisi ini pasti akan berakhir.


IHSG Diprediksi Bergerak Variatif di Rentang 6.800 - 6.880

11 hari lalu

Pengunjung melihat layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa 16 April 2024. IHSG ambruk di tengah banyaknya sentimen negatif dari global saat Indonesia sedang libur Panjang dalam rangka Hari Raya Lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 H, mulai dari memanasnya situasi di Timur Tengah, hingga inflasi Amerika Serikat (AS) yang kembali memanas. TEMPO/Tony Hartawan
IHSG Diprediksi Bergerak Variatif di Rentang 6.800 - 6.880

IHSG dibuka menguat 43,73 poin atau 0,64 persen ke posisi 6.893,83.


BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun Ini Stabil di 2,6 Persen, Begini Penjelasan Lengkapnya

12 hari lalu

Bank Dunia. worldbank.org
BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun Ini Stabil di 2,6 Persen, Begini Penjelasan Lengkapnya

Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi global bakal stabil di level 2,6 persen pada tahun 2024 ini.


Rupiah Terus Melemah, Ditutup di Level Rp16.291 per Dolar AS

13 hari lalu

Ilustrasi mata uang Rupiah. Brent Lewin/Bloomberg via Getty Images
Rupiah Terus Melemah, Ditutup di Level Rp16.291 per Dolar AS

Pada perdagangan Senin kemarin, kurs rupiah terhadap dolar AS ditutup di level Rp 16.282.


Rupiah Diperkirakan Melemah hingga Rp16.330 per Dolar AS

14 hari lalu

Ilustrasi rupiah. Pexels/Ahsanjaya
Rupiah Diperkirakan Melemah hingga Rp16.330 per Dolar AS

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini melemah pada rentang Rp16.270 - Rp16.330.