KUHP Disahkan, Australia Keluarkan Travel Advice ke Indonesia

Bendera Australia. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Australia per hari ini, Kamis, 8 Desember 2022, resmi mengeluarkan peringatan baru bagi perjalanan warganya ke Indonesia. Hal ini menyusul disahkannya Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) menjadi KUHP yang di antaranya melarang seks di luar nikah.

Pada awal pekan ini, DPR telah mengesahkan KUHP yang akan berlaku untuk orang Indonesia, orang asing yang tinggal di negara tersebut. Adapun turis tidak akan dibebaskan dari putusan itu.

Baca: Investor Asing Lari karena Pasal Seks di Luar Nikah KUHP? Ini Bantahan Pemerintah

Saran perjalanan diperbarui

Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia pada hari ini memperbarui sarannya terkait perubahan aturan tersebut. 

“Parlemen Indonesia telah meloloskan revisi hukum pidana, yang mencakup hukuman untuk kohabitasi dan seks di luar nikah,” kata pembaruan yang diunggah di situs web Smart Traveler, seperti dilansir dari news.com.au, Kamis, 8 Desember 2022.

Meski begitu, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia juga mencatat bahwa revisi aturan baru di Indonesia itu belum akan berlaku selama 3 tahun mendatang.

Adapun pembaruan saran perjalanan (travel advice) datang setelah juru bicara (Jubir) Imigrasi Australia, yang menyerukan saran perjalanan agar para semua orang mengetahui aturan baru di Indonesia tersebut.

“Kita perlu memastikan semua orang mengetahui undang-undang baru ini, karena hal terakhir yang ingin kita lihat adalah orang-orang yang tertangkap basah melakukan sesuatu yang menurut undang-undang Indonesia tidak boleh mereka lakukan. Bahkan ketika apa yang mereka lakukan benar-benar legal (di Australia)," kata Jubir Imigrasi Australia.

Selanjutnya: Wisatawan asal Australia diimbau berhati-hati...






Kim Jong Un Pamer 11 Hwasong-17, Cukup untuk Banjiri Pertahanan AS

1 jam lalu

Kim Jong Un Pamer 11 Hwasong-17, Cukup untuk Banjiri Pertahanan AS

Sejumlah mesin perang termasuk rudal balistik Hwasong-17 diarak di depan pemimpin besarnya, Kim Jong Un, yang didampingi putri yang masih remaja


Joe Biden Sebut Xi Jinping Punya Masalah Besar, Ini Alasannya

2 jam lalu

Joe Biden Sebut Xi Jinping Punya Masalah Besar, Ini Alasannya

Presiden Amerika Serikat Joe Biden berpendapat bahwa timpalannya dari Cina Xi Jinping memiliki masalah besar, termasuk ekonomi negaranya yang rapuh.


Amerika Serikat Prihatin pada Nasib Pilot Susi Air, Kutuk Serangan KKB Papua

5 jam lalu

Amerika Serikat Prihatin pada Nasib Pilot Susi Air, Kutuk Serangan KKB Papua

KKB Papua sebelumnya memberi ultimatum kepada sejumlah negara termasuk Amerika Serikat jika ingin pilot Susi Air itu dibebaskan.


Australia Bertekad Minta Pertanggungjawaban Rusia atas Jatuhnya MH17

6 jam lalu

Australia Bertekad Minta Pertanggungjawaban Rusia atas Jatuhnya MH17

MH17 ditembak jatuh di atas Ukraina pada 2014, menewaskan semua 298 penumpang, termasuk 196 warga Belanda, 43 warga Malaysia, dan 38 warga Australia


Australia akan Singkirkan CCTV Buatan Cina dari Gedung Pemerintah

8 jam lalu

Australia akan Singkirkan CCTV Buatan Cina dari Gedung Pemerintah

Lebih dari 900 CCTV yang dibuat oleh Hikvision dan Dahua, dua perusahaan Cina, ditemukan di 250 gedung federal Australia


Polisi Selandia Baru Temukan 3,2 Ton Kokain Mengapung di Laut

11 jam lalu

Polisi Selandia Baru Temukan 3,2 Ton Kokain Mengapung di Laut

Polisi Selandia Baru menemukan 3,2 ton kokain senilai Rp4,5 triliun mengambang di tengah Samudra Pasifik, yang diduga akan dikirimkan ke Australia.


Titik Nol Yogyakarta Jadi Ajang Kekerasan Jalanan, Wisatawan Bisa Trauma

21 jam lalu

Titik Nol Yogyakarta Jadi Ajang Kekerasan Jalanan, Wisatawan Bisa Trauma

Sekretaris DI Yogyakarta Baskara Aji pun menilai aksi kekerasan jalanan di Titik Nol itu tergolong nekat.


Takut Dimata-matai, Australia Copot CCTV Buatan China

1 hari lalu

Takut Dimata-matai, Australia Copot CCTV Buatan China

Sejumlah CCTV buatan China di area tugu peringatan perang nasional Australia akan dicopot karena pejabat khawatir digunakan untuk memata-matai


AS Beri Pengarahan 40 Negara tentang Insiden Balon Mata-mata China

1 hari lalu

AS Beri Pengarahan 40 Negara tentang Insiden Balon Mata-mata China

Balon mata-mata ini dianggap AS sebagai bagian dari armada udara China yang telah melanggar kedaulatan negara lain.


Australia Luncurkan Dosis Kelima Vaksin COVID 19

1 hari lalu

Australia Luncurkan Dosis Kelima Vaksin COVID 19

Australia merupakan salah satu negara yang warganya paling banyak divaksinasi terhadap virus corona