22 Ribu Tiket Kereta Api Periode Natal dan Tahun Baru Terjual, Yogyakarta Tujuan Favorit

Sejumlah calon penumpang Kereta Api Indonesia beraktivitas di Stasiun Gambir, Jakarta, 19 November 2021. Pemerintah menetapkan PPKM Level 3 untuk semua daerah di Indonesia pada periode Natal dan Tahun Baru serta larangan bepergian guna memperketat pergerakan masyarakat dalam mencegah lonjakan kasus COVID-19. Hal ini terhitung mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI Daop 1 Jakarta mengungkapkan pemesanan tiket kereta api libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen terus meningkat. Hingga hari ini, sudah terjual 22 ribu tiket kereta periode Natal dan tahun baru untuk keberangkatan 22 sampai 26 Desember 2022. 

"Jumlah tersebut masih dapat bertambah mengingat pemesanan tiket masih berlangsung melalui penjualan online menyesuaikan ketentuan H-45," ujar Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa melalui keterangan tertulis pada Sabtu, 12 November 2022. 

Sejauh ini, tercatat beberapa tujuan favorit penumpang kereta api, antara lain kota Yogyakarta, Solo, Semarang, Purwokerto, Kutoarjo, Surabaya, Malang, Cirebon, Bandung dan Tegal. 

Baca: Libur Natal dan Tahun Baru, Enam Ruas Jalan Tol Baru Berikut Beroperasi

Adapun penjualan tiket kereta api jarak jauh (KAJJ) sudah dibuka secara bertahap mulai 7 November 2022 atau H-45 keberangkatan. Periode angkutan Nataru yang ditetapkan KAI adalah keberangkatan 22 Desember 2022 sampai 8 Januari 2023. Tiket kereta dapat dibeli melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, Contact Center 121, Loket Box, serta seluruh mitra resmi pemesanan tiket KAI lainnya. 

Eva menjelaskan pada momen-momen libur sebelumnya, KAI menjual tiket mulai H-30 sebelum keberangkatan. Namun menjelang periode libur Nataru 2022/2023 ini, KAI mengubah menjadi H-45 sebelum keberangkatan. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dengan memberikan waktu yang lebih leluasa kepada calon pelanggan untuk merencanakan perjalanannya. 

Saat ini keberangkatan KAJJ dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen rata-rata memiliki 47 perjalanan per hari. Keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen berjumlah 24 kereta dan dari Stasiun Gambir berjumlah 23 kereta.

Adapun jumlah perjalanan tersebut dapat berubah menyesuaikan dengan evaluasi berkala yang dilakukan PT KAI Daop 1 Jakarta. Perubahan, kata dia, juga bisa terjadi sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang akan melakukan perjalanan dengan menggunakan KA di momen Nataru. 

PT KAI mengimbau kepada calon penumpang yang akan menggunakan transportasi kereta api pada momen Nataru untuk merencanakan tanggal keberangkatan dan pembelian tiket melalui aplikasi KAI Access. Eva mengingatkan calom penumpang untuk teliti dalam memilih tanggal, rute, dan memasukkan data diri pada saat melakukan pemesanan. 

"Rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi perjalanan menuju ke stasiun agar tidak tertinggal kereta," ujarnya.

Calon penumpang juga diimbau untuk selalu memperhatikan kembali syarat perjalanan yang berlaku. PT KAI saat ini masih menerapkan aturan sesuai ketentuan Surat Edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 84 Tahun 2022 yang salah satunya mengatur pelanggan KAJJ dengan usia 18 tahun ke atas wajib telah melakukan vaksinasi ketiga atau booster. Sedangkan pelanggan usia 6-17 wajib telah melakukan vaksinasi kedua. 

Selanjutnya: Berikut syarat lengkap perjalanan menggunakan kereta...






Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Yogyakarta Provinsi Termiskin, Prakiraan Cuaca BMKG

3 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Yogyakarta Provinsi Termiskin, Prakiraan Cuaca BMKG

Topik tentang DI Yogyakarta ditetapkan sebagai provinsi termiskin menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


World Read Aloud Day 2023, Yogyakarta Garap Wisata Literasi di Kotabaru

4 jam lalu

World Read Aloud Day 2023, Yogyakarta Garap Wisata Literasi di Kotabaru

Dalam peringatan Word Read Aloud Day 2023 di Yogyakarta, program wisata literasi siswa atau Talita juga dikenalkan dengan peserta awal murid TK.


Knalpot Blombongan Diincar Polisi, Apa Bedanya dengan Knalpot Brong?

8 jam lalu

Knalpot Blombongan Diincar Polisi, Apa Bedanya dengan Knalpot Brong?

Skema hunting motor knalpot blombongan di Gunungkidul dilakukan dengan menempatkan sejumlah polisi di titik-titik yang biasa dilewati penggunanya.


Menteri Ekspor Inggris Kunjungi Indonesia, Dukung Pendanaan MRT Jakarta Rp 20 T

9 jam lalu

Menteri Ekspor Inggris Kunjungi Indonesia, Dukung Pendanaan MRT Jakarta Rp 20 T

Menteri Ekspor Inggris Andrew Bowie mengunjungi Jakarta, salah satu agendanya adalah tindak lanjut pengembangan perkeretaapian.


Penyandang Disabilitas Tewas Ditabrak Kereta Api Trans Sulawesi di Barru

9 jam lalu

Penyandang Disabilitas Tewas Ditabrak Kereta Api Trans Sulawesi di Barru

Seorang petani La Sudding, 53 tahun meninggal akibat ditabrak kereta api Trans Sulawesi di Kabupaten Barru, Rabu, 01 Februari 2023.


Kominfo akan Kembangkan Kampus Politeknik Digital Nasional yang Ada di Yogyakarta

12 jam lalu

Kominfo akan Kembangkan Kampus Politeknik Digital Nasional yang Ada di Yogyakarta

Kominfo memiliki Sekolah Tinggi Multimedia di Yogyakarta yang akan dikembangkan menjadi Politeknik Digital Nasional.


Pemimpin Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta Meninggal

15 jam lalu

Pemimpin Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta Meninggal

Pemimpin Pesantren Waria Al-Fatah Kotagede, Yogyakarta, Shinta Ratri meninggal karena serangan jantung pada Rabu pagi, 1 Februari 2023 di Rumah Sakit Umum Daerah Wirosaban, Yogyakarta.


DIY Jadi Provinsi Termiskin, Pakar di UGM Sebut Metodelogi Perlu Diperdebatkan

16 jam lalu

DIY Jadi Provinsi Termiskin, Pakar di UGM Sebut Metodelogi Perlu Diperdebatkan

Pakar dari UGM menyebut metodologi penentuan garis kemiskinan di DIY oleh BPS perlu diperdebatkan.


Kembali Beroperasi per Februari 2023, Begini Cara Beli Tiket Kereta Panoramic

20 jam lalu

Kembali Beroperasi per Februari 2023, Begini Cara Beli Tiket Kereta Panoramic

Kereta Panoramic akan kembali beroperasi pada akhir pekan Februari 2023. Simak rute dan cara membeli tiketnya.


Inilah Alasan Mengapa Kereta Api tidak Bisa Berhenti Mendadak

23 jam lalu

Inilah Alasan Mengapa Kereta Api tidak Bisa Berhenti Mendadak

Kereta api butuh jarak sekitar 1,6 kilometer untuk benar-benar berhenti sejak dilakukan pengereman, tidak bisa berhenti secara mendadak.