Ingatkan Serbuan Produk Halal Impor, Kemenperin: Mereka Minta Sertifikasi Dipermudah

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mencicipi es krim produksi PT Yili Indonesia Dairy di Bekasi, Jumat, 10 Desember 2021. ANTARA/ Biro Humas Kementerian Perindustrian

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian atau Kemenperin mengantisipasi serbuan produk halal impor yang membidik Indonesia sebagai pasar potensial. 

Dalam rangka pemulihan ekonomi global, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan ekonomi syariah telah menjadi agenda utama di beberapa negara dan dianggap sebagai bagian inti kebijakan pemulihan ekonomi pasca pandemi.

"Negara lain mencoba melakukan penetrasi terhadap pasar kita. Terdapat 270,20 juta orang Indonesia. Kita perlu antisipasi agar Indonesia tidak hanya menjadi target pasar produk halal dunia," kata Menperin  di Jakarta, Jumat 30 September 2022.

Menperin menyampaikan, dalam satu agenda pertemuan dengan Uni Eropa (UE), Benua Biru jelas menginginkan agar produk-produk halal mereka dapat dipermudah untuk masuk ke Indonesia.

"Mereka meminta agar sertifikasi produk halal dari sana bisa dipermudah. Ini harus hati-hati. Sekali kita buka, saya khawatir nanti kalau kita belum siap malah akan menambah banjirnya produk-produk luar negeri atas nama produk halal," kata Menperin.

Oleh karena itu, lanjut Agus, Kemenperin serius mendorong agar industri nasional semakin siap memproduksi produk-produk yang berbasis halal, mulai dari makanan dan minuman, fesyen, kosmetik, hingga media.

Kebijakan pemerintah dalam pemberdayaan industri halal sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden nomor 74 tahun 2022 tentang Kebijakan Industri Nasional tahun 2020 – 2024 dilakukan melalui penyusunan kebijakan industri halal.

Selain itu, penguatan infrastruktur industri halal, penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), pemberian insentif fiskal dan non-fiskal industri halal, kerja sama internasional dalam rangka akses bahan baku halal, serta perluasan akses pasar.

"Hal itu termasuk pengakuan sertifikasi halal nasional melalui Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan negara lain, literasi, edukasi, kampanye, sosialisasi, serta promosi peningkatan pemasayarakatan industri halal melalui penghargaan dan festival industri halal nasional," tukas Agus.

Menperin menyampaikan, terlepas dari berlanjutnya ketidakpastian global dikarenakan pandemi COVID-19, Dinar Standard dalam laporannya memperkirakan bahwa total pengeluaran umat Muslim global pada 2022 diperkirakan akan terus menguat dan tumbuh sebesar 9,1 persen.

Hal itu berasal dari enam sektor riil ekonomi syariah yaitu sektor makanan dan minuman halal, modest fashion, kosmetika, farmasi, media dan rekreasi serta perjalanan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenperin Dody Widodo menyampaikan bahwa pembatasan akan dilakukan, sesuai dengan rambu-rambu perdagangan yang ada.

"Kalau untuk batasi jelas kita harus, walaupun ini halal tetap kita ada rambu-rambu nya yang kita lakukan. Salah satunya memperbanyak sertifikasi standar dan meningkat kualitas industri produk manufaktur itu sendiri dengan implementasi sertifikasi halal ke setiap produk dari industri kecil ke besar," ujar Dody.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Rencana Kemenperin Mengurangi Penggunaan BBM Lewat Industri Modifikasi

1 hari lalu

Rencana Kemenperin Mengurangi Penggunaan BBM Lewat Industri Modifikasi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memiliki rencana mengurangi penggunaan BBMi lewat ndustri modifikasi. Simak informasi lengkapnya di sini!


Dukung Industri Modifikasi, Kemenperin Siapkan Sertifikasi untuk Modifikator

1 hari lalu

Dukung Industri Modifikasi, Kemenperin Siapkan Sertifikasi untuk Modifikator

Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin) terus mendukung industri otomotif Tanah Air dengan menyediakan fasilitasn dan sertifikasi untuk modifikator.


Aksara Kawi dan Pegon Siap Masuk Pembakuan Digital Nasional 2023

1 hari lalu

Aksara Kawi dan Pegon Siap Masuk Pembakuan Digital Nasional 2023

PANDI telah menyerahkan dokumen RSNI untuk pembakuan fon dan papan ketik aksara Kawi dan Pegon ke BSN dan Kementerian Perindustrian.


Kemenperin: Industri Pulp Nasional Peringkat Kedelapan Dunia, Industri Kertas Peringkat Keenam

4 hari lalu

Kemenperin: Industri Pulp Nasional Peringkat Kedelapan Dunia, Industri Kertas Peringkat Keenam

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut industri pulp dan kertas kian menggeliat.


Pemerintah Ingin Lepas dari Status Negara Middle Income Trap, Menperin Andalkan Sektor Ini

7 hari lalu

Pemerintah Ingin Lepas dari Status Negara Middle Income Trap, Menperin Andalkan Sektor Ini

Menperin menilai penguatan industri manufaktur dapat membantu Indonesia keluar dari jerat status negara berpenghasilan menengah.


3 Bahan Kosmetik dan Perawatan Kulit yang Bisa Menimbulkan Jerawat

12 hari lalu

3 Bahan Kosmetik dan Perawatan Kulit yang Bisa Menimbulkan Jerawat

Bahan-bahan ini tidak disarankan untuk orang yang memiliki kulit berminyak dan rentan jerawat.


4 Tanda Kosmetik Sudah Kedaluwarsa

17 hari lalu

4 Tanda Kosmetik Sudah Kedaluwarsa

Kosmetik yang sudah kedaluwarsa harus dibuang dan tidak boleh lagi digunakan karena banyak bakteri yang tinggal dan berkembang biak di dalamnya.


Kemenperin Klaim Industri Pengolahan Diminati Investor, Tren Investasi Naik

18 hari lalu

Kemenperin Klaim Industri Pengolahan Diminati Investor, Tren Investasi Naik

Investasi di sektor pengolahan pada kuartal II 2022 mengalami kenaikan 61,5 persen atau menjadi Rp 127,3 triliun.


Kemenperin Sebut RI Punya 52 Industri Pelumas, tapi Masih Terpusat di Jawa

18 hari lalu

Kemenperin Sebut RI Punya 52 Industri Pelumas, tapi Masih Terpusat di Jawa

Shell Indonesia termasuk salah satu perusahaan yang pelumas yang hanya memiliki satu pabrik di Indonesia, yakni di Marunda.


Kemenperin Masih Godok Standarisasi Baterai Sepeda Motor Listrik

20 hari lalu

Kemenperin Masih Godok Standarisasi Baterai Sepeda Motor Listrik

Dirjen Kemenperin Taufik Bawazier mengatakan pihaknya masih membahas soal standarisasi baterai untuk sepeda motor listrik.