Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

Pemandangan udara sejumlah poton kayu saat mengeruk dasar laut untuk deposit bijih timah di lepas pantai Toboali, di pantai selatan pulau Bangka, 1 Mei 2021. Pulau Bangka telah dieksploitasi secara besar-besaran di darat, dan meninggalkan bagian-bagian pulau. REUTERS/Willy Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Investor asal Cina akan berinvestasi membangun hilirisasi industri timah di Bangka Belitung. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM) Mineral Ridwan Djamaluddin menyatakan ada lebih dari satu investor yang tertarik membenamkan modalnya. 

"Saat ini baru dua investor dari Cina yang ingin berinvestasi membangun industri hilirisasi timah ini," kata Ridwan Djamaluddin di Pangkalpinang, Rabu, 28 September 2022, seperti dikutip dari Antara. 

Ridwan menuturkan Indonesia adalah penghasil timah terbesar kedua di dunia. Kemudian sebanyak 91 persen timah Tanah Air itu berasal dari Kepulauan Bangka Belitung dengan pemurnian sudah mencapai 99,9 persen. 

Ia melanjutkan, hilirisasi di sektor tambang itu merupakan kesempatan untuk menggerakkan ekonomi secara langsung kepada masyarakat. "Dalam mendorong industri hilirisasi timah ini, pemerintah akan mengeluarkan kebijakan larangan ekspor balok timah dan terus mendorong investor dalam serta luar negeri untuk berinvestasi hilirisasi timah ini," ujarnya.

Menurut dia, dalam membangun industri hilirisasi timah, pemerintah memerlukan investasi triliunan rupiah dalam waktu yang cukup lama. Karena itu, diperlukan kajian-kajian dalam pembangunan industri ini, seperti analisis dampak lingkungan (amdal) dan lainnya sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Secara teknis, butuh waktu dua tahun untuk membangun industri hilirisasi timah," katanya.

Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung itu menuturkan industri hilirisasi timah adalah tindaklanjut kebijakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Jokowi ingin mendorong hilirisasi untuk meningkatkan ekonomi nasional dan daerah.

"Hilirisasi di sektor tambang ini merupakan kesempatan yang besar untuk menggerakkan ekonomi Bangka Belitung secara langsung, mengingat industri ini cukup memberikan kontribusi yang signifikan bagi daerah ini," ujarnya.

ANTARA

Baca juga: Kemnaker Jelaskan 2 Penyebab Notifikasi BSU Masih Calon Penerima

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Cina Diproyeksi Akan Umumkan 10 Poin Aturan Covid-19 yang Dilonggarkan

15 jam lalu

Cina Diproyeksi Akan Umumkan 10 Poin Aturan Covid-19 yang Dilonggarkan

Dua sumber menyebut pada Reuters kalau Cina kemungkinan akan mengumumkan 10 poin aturan pelonggaran Covid-19 yang baru.


Produksi Tesla Model Y Dipangkas, Genjot Model 3 di Cina

16 jam lalu

Produksi Tesla Model Y Dipangkas, Genjot Model 3 di Cina

Produsen otomotif asal AS itu memotong harga mobil listrik Tesla Model 3 dan Model Y hingga 9 persen di Cina sekaligus menawarkan insentif asuransi.


Mobil LIstrik Baterai BYD Cina Serbu Pasar Jepang

18 jam lalu

Mobil LIstrik Baterai BYD Cina Serbu Pasar Jepang

BYD Jepang berencana memperkenalkan dua model lagi pada akhir 2023 dengan mengandalkan lebih dari 100 dealer mobil di Jepang pada akhir 2025.


Terpopuler Bisnis: BPS Ingatkan Tren Inflasi Desember Meningkat, Tiap Pekan Rapat Inflasi Digelar

1 hari lalu

Terpopuler Bisnis: BPS Ingatkan Tren Inflasi Desember Meningkat, Tiap Pekan Rapat Inflasi Digelar

Berita terpopuler di kanal ekonomi dan bisnis dimulai dengan kabar BPS memperingatkan kenaikan inflasi akan semakin tinggi pada Desember 2022.


Kepulauan Widi Tidak Dijual, Sandiaga Uno: Yang Ditawarkan ke Investor Asing, Kerja Samanya

1 hari lalu

Kepulauan Widi Tidak Dijual, Sandiaga Uno: Yang Ditawarkan ke Investor Asing, Kerja Samanya

Sandiaga Uno menegaskan pulau-pulau yang ada di gugus Kepulauan Widi, Maluku Utara, adalah milik Indonesia.


Penjualan Mobil Listrik XPeng Anjlok Hingga 63 Persen, Produksi G9 Digenjot

1 hari lalu

Penjualan Mobil Listrik XPeng Anjlok Hingga 63 Persen, Produksi G9 Digenjot

XPeng mengharapkan pengiriman akan meningkat signifikan pada Desember 2022 karena peningkatan dan percepatan produksi mobil listrik G9.


Melawat ke Qatar, Sandiaga Cari Investor untuk Destinasi Super Prioritas

2 hari lalu

Melawat ke Qatar, Sandiaga Cari Investor untuk Destinasi Super Prioritas

Sandiaga Uno melawat ke Qatar mencari investor untuk berinvestasi di lima destinasi super prioritas (DSP) Indonesia.


KEK Nongsa Batam Resmi Beroperasi, Pengelola Bisa Undang Investor Masuk

2 hari lalu

KEK Nongsa Batam Resmi Beroperasi, Pengelola Bisa Undang Investor Masuk

Pengelola KEK Nongsa Batam sudah bisa mengundang investor untuk masuk dan mengembangkan kegiatan yang ada di dalamnya.


Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

3 hari lalu

Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

Grand Prix Formula 1 Cina dipastikan tidak akan masuk dalam agenda F1 2023. Apa penyebabnya? Simak selengkapnya di artikel ini!


Bahas Kepemilikan Lahan di IKN, Bahlil: Harus Ada Tawaran Menarik bagi Investor

4 hari lalu

Bahas Kepemilikan Lahan di IKN, Bahlil: Harus Ada Tawaran Menarik bagi Investor

Bahlil Lahadalia menampik soal persepi mengemis investor dalam revisi Undang-Undang Ibu Kota Nusantara (UU IKN) ihwal kepemilkan lahan dari 90 tahun menjadi 180 tahun.