Menperin Ungkap Dampak Insentif PPnBM ke Pertumbuhan Industri Manufaktur

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bersama Duta Besar Jerman untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste HE Ina Lepel saat temu media di Jakarta, Senin, 6 Desember 2021. ANTARA/ Sella Panduarsa Gareta

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan insentif diskon pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) kendaraan roda empat terbukti mampu memberikan stimulus bagi peningkatan industri pendukungnya, terutama yang bergerak pada industri komponen otomotif.

Melalui kebijakan tersebut, beberapa subsektor manufaktur mampu tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional 2021 yang sebesar 3,69 persen.

"Sepanjang 2021, tercatat industri pengolahan nonmigas tumbuh 3,67 persen. Beberapa subsektor tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional, salah satunya industri alat angkut sebesar 17,82 persen," kata Menperin lewat keterangannya di Jakarta, Jumat 11 Februari 2022.

Industri alat angkut mengalami pertumbuhan tertinggi dibandingkan subsektor industri lainnya, seperti industri logam dasar (11,5 persen), industri mesin dan perlengkapan (11,43 persen), ataupun industri kimia, farmasi, dan obat tradisional (9,61 persen).

Saat pandemi COVID-19 masuk ke Tanah Air, industri alat angkut merupakan salah satu subsektor manufaktur yang mengalami pukulan paling keras di antara subsektor manufaktur lainnya.

Kala itu, kontraksi pada pertumbuhan industri alat angkutan mencapai 34,29 persen pada kuartal II 2020. Salah satu penyebabnya adalah turunnya penjualan kendaraan.

Di periode tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat industri otomotif hanya mampu menjual mobil sebanyak 24.042 unit, lebih rendah 89,44 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di samping itu, industri otomotif hanya mampu memproduksi 41.250 unit mobil atau lebih rendah 85,02 persen secara tahunan. Sepanjang 2020, pertumbuhan industri alat angkut minus 19,86 persen.






Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

10 jam lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

IHSG menutup sesi di level 7.077,0 atau 0,49 persen lebih rendah daripada angka penutupan Selasa, 27 September 2022 di level 7.112,4.


Redam Resesi Tahun Depan, Ini Saran Pengusaha untuk Pemerintahan Jokowi

14 jam lalu

Redam Resesi Tahun Depan, Ini Saran Pengusaha untuk Pemerintahan Jokowi

Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo meminta pemerintah fokus menjaga daya beli masyarakat dan menaikkan nilai tambah atau hilirisasi produk ekspor


Pendataan Register Sosial Ekonomi 2022, BPS Solo Terjunkan 797 Petugas

7 hari lalu

Pendataan Register Sosial Ekonomi 2022, BPS Solo Terjunkan 797 Petugas

BPS Kota Solo memulai pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), 15 Oktober hingga 14 November 2022.


DKI Dorong Program Pemagangan untuk Kurangi Pengangguran di Jakarta

10 hari lalu

DKI Dorong Program Pemagangan untuk Kurangi Pengangguran di Jakarta

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah pengangguran DKI Jakarta pada Februari 2022 berjumlah 410.585 ribu jiwa.


Neraca Perdagangan Surplus USD 5,76 Miliar, BPS: 28 Bulan Berturut-turut

13 hari lalu

Neraca Perdagangan Surplus USD 5,76 Miliar, BPS: 28 Bulan Berturut-turut

BPS mengumumkan neraca perdagangan per Agustus 2022 surplus US$ 4,74 miliar. Apa saja pemicunya?


BPS: Sejumlah Harga Komoditas Unggulan Indonesia Turun Secara Global

13 hari lalu

BPS: Sejumlah Harga Komoditas Unggulan Indonesia Turun Secara Global

Badan Pusat Statistik mencatat sejumlah penurunan harga secara global untuk komoditas-komoditas unggulan Indonesia.


Neraca Perdagangan Barang Januari -Agustus 2022 Surplus USD 34,92 Miliar

13 hari lalu

Neraca Perdagangan Barang Januari -Agustus 2022 Surplus USD 34,92 Miliar

BPS mencatat Neraca Perdagangan Barang secara akumulatif dari Januari hingga Agustus 2022 tumbuh 68,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021.


Impor Agustus Naik Jadi USD 22,15 Miliar, Terbesar dari Cina dan Jepang

13 hari lalu

Impor Agustus Naik Jadi USD 22,15 Miliar, Terbesar dari Cina dan Jepang

Impor Indonesia pada Agustus naik 3,77 persen ketimbang Juli.


Ekspor RI Naik 30,15 Persen Jadi USD 27,91 Miliar, Produk Apa Saja yang Jadi Unggulan?

13 hari lalu

Ekspor RI Naik 30,15 Persen Jadi USD 27,91 Miliar, Produk Apa Saja yang Jadi Unggulan?

BPS mencatat nilai ekspor Agustus 2022 mencapai US$ 27,91 miliar. Bila dibandingkan dengan yoy, nilai ekspor tersebut naik 30,15 persen.


Wali Kota Jakarta Pusat Dukung Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi 2022

13 hari lalu

Wali Kota Jakarta Pusat Dukung Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi 2022

Wali Kota Jakarta Pusat meminta para lurah dan camat mendukung pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022.