Samuel Sekuritas Perkirakan IHSG Hari Ini Menguat

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, 19 November 2021. IHSG naik 1,26 persen atau 83,79 poin menjadi 6.720,26 pada akhir perdaganganhari ini. IHSG bahkan sempat mencapai level tertinggi intraday 6.720,98. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, 19 November 2021. IHSG naik 1,26 persen atau 83,79 poin menjadi 6.720,26 pada akhir perdaganganhari ini. IHSG bahkan sempat mencapai level tertinggi intraday 6.720,98. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Analis Samuel Sekuritas Indonesia M Alfatih memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menguat hari ini. Hal itu karena dia melihat IHSG kemarin rebound dari support area dekat 6.600.

    "Kemungkinan hari ini menguat kembali ke arah 6.700. Support 6.640," kata Alfatih dalam keterangan keterangan tertulis Jumat, 14 Januari 2022.

    Selain IHSG, dia juga memperkirakan pergerakan sejumlah saham. Pada harga saham ANTM (harga terakhir 1.965) menurutnya, harga kemarin rebound dari support, sesuai perkiraan. Kemungkinan akan menguat dan membuat pola konsolidasi antara 1.900-2.140 sebelum menjadi reversal atau continuation.

    Saham BBRI (4.190), harga kemarin rebound dari support penting 4.130 sebagai batas risiko, setelah sebelumnya break keatas resistance pola down channel Oktober 2021 - Januari 2022. Pola ini memberi target kenaikan teoritis ke 4.330, dengan resistance lain di 4.250. Dia memperkirkan hal itu bisa jadi awal kenaikan jangka panjang.

    Saham HRUM (10.900), kemarin harga membentuk pola engulfing bearish, sehingga kemungkinan besar akan kembali ke support sekitar 10.000. Skenario bearish ini batal jika harga naik kembali ke atas 11.300.

    INCO (4.760), harga kemarin menguat kencang dengan volume yang kuat, sehingga berpeluang melanjutkan kenaikan dan uji resistance di 4.930. Jika mampu tembus akan menjadi trend naik jangka menegah kearah 5.200. Batas risiko 4.640.

    Pada harga saham MDKA (4.030), harga rebound dari support, sehingga melanjutkan kenaikan sejak pola Oktober 2021. Kemungkinan kenaikan ke 4.400. Support 3.850.

    Saham TLKM, dia perkirakan harga kemarin menguat intraday, dan uji resistance kuat pola sejak akhir November 2021. Jika tembus 4.170, maka akan menjadi trend naik, dengan target kenaikan ke 4.350-4.400.
    Stop 4.150.

    Saham TOWR (1.060), harga kemarin menguat dari support trendline kuat. Berpotensi melanjutkan uji resistance
    1.080, lalu 1.110. Jika tembus 1.110, maka akan menjadi trend naik kuat. Batas stop 1.020.

    HENDARTYO HANGGI

    Disclaimer: Berita ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Samuel Sekuritas Indonesia. Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

    BACA: IHSG Ditutup Menguat di 6.658,35, Investor Asing Borong BBCA, BBRI, dan ADRO


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    RUU IKN: Ibu Kota Negara Baru Dinamai Nusantara

    Dengan UU IKN, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Ada tiga kementrian dan lebih dari dua ribu PNS yang akan dipindahkan pada tahap awal.