Jasa Marga Kerja Sama dengan Omega Hotel Kembangan Rest Area di Jalan Tol

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Foto udara rest area KM 164 Tol Cikopo-Palimanan di Majalengka, Jawa Barat, Minggu, 19 Mei 2019. Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani mengatakan rest area yang berada di sisi kanan dan kiri jalan tol bisa digunakan pengendara saat pemberlakuan sistem satu arah dari KM 29 Cikarang hingga KM 263 Brebes pada arus mudik lebaran 2019. ANTARA

    Foto udara rest area KM 164 Tol Cikopo-Palimanan di Majalengka, Jawa Barat, Minggu, 19 Mei 2019. Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani mengatakan rest area yang berada di sisi kanan dan kiri jalan tol bisa digunakan pengendara saat pemberlakuan sistem satu arah dari KM 29 Cikarang hingga KM 263 Brebes pada arus mudik lebaran 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak usaha PT Jasa Marga Tbk yakni PT Jasamarga Related Business (JMRB)  kerja sama dengan Omega Hotel Management (OHM) mengembangkan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area melalui penandatanganan nota kesepahaman.

    Direktur Utama PT JMRB Cahyo Satrio Prakoso mengatakan kerja sama pengembangan rest area seiring terbitnya Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) Nomor 28 Tahun 2021 tentang Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di Jalan Tol.

    “Dengan adanya Peraturan Menteri PUPR tersebut, kualitas pelayanan bagi pengguna jalan tol dapat lebih ditingkatkan, karena rest area dapat dikembangkan dengan menambah fasilitas penunjang berupa sentra bisnis lokal atau daerah, area logistik, kawasan industri, hingga destinasi penunjang wisata, termasuk fasilitas inap,” ujar Cahyo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

    Potensi pengembangan fasilitas inap di rest area saat ini masih dikaji lebih lanjut oleh PT JMRB dan OHM, dengan identifikasi awal untuk ruas jalan tol yang cocok dengan fasilitas inap ini adalah jaringan Jalan Tol Trans Jawa.

    "Target utama kami tentu saja pengguna jalan dengan perjalanan menerus/jarak jauh, demi keamanan dan keselamatan perjalanan mereka. Yang selama ini membutuhkan fasilitas inap untuk perjalanan dari Jakarta atau bahkan Merak menuju Semarang atau Surabaya serta sebaliknya, harus keluar jalan tol terlebih dahulu baru menemukan hotel terdekat," katanya.

    Selain kondisi Jalan Tol Trans Jawa yang panjang dan ramai, 85 persen rest area dikelola oleh PT JMRB, sehingga potensi pengembangan fasilitas inap ini juga semakin terbuka. "Namun tidak menutup kemungkinan bila nantinya dibutuhkan di rest area kami di jalan tol luar Jawa" tambah Cahyo.

    Dengan begitu, lanjutnya, PT JMRB membutuhkan mitra atau rekan strategis yang dapat bekerja sama dengan saling memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing pihak, salah satunya adalah OHM di bawah naungan Alfaland Group.

    Director of Operations PT Omega Hotel Manajemen Aswin Drajat Sukrisna mengatakan di masa pandemi ini OHM terus berkarya dan berinovasi dengan menggandeng mitra potensial, dalam hal ini adalah PT JMRB.

    “Bersama PT JMRB, kami ingin mengembangkan bisnis perhotelan yang dapat memajukan industri pariwisata Indonesia, yaitu dengan menghadirkan fasilitas akomodasi yang terbaik bagi masyarakat yang menghampiri seluruh rest area yang dikembangkan oleh PT JMRB. Kami sepakat dengan PT JMRB, saat ini rest area yang berpotensi untuk menghadirkan hotel adalah rest area di Jalan Tol Trans Jawa namun tidak menutup kemungkinan bila nantinya dibutuhkan di jalan tol luar Jawa,” kata Aswin.

    Aswin juga mengungkapkan rasa terima kasih atas tercapainya kerja sama dengan PT JMRB ini. Menurutnya, kehadiran hotel di rest area nantinya dapat semakin menambah daya tarik, kenyamanan, dan keamanan bagi pengguna tol.

    Baca Juga: Bayar Tol Tanpa Berhenti Diuji Coba di 43 Ruas Tol, Catat Lokasinya

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

     

     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.