Danamon Hadirkan Reksadana Batavia Disruptive Equity


INFO BISNIS-Bank Danamon Indonesia bersama PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (Batavia) melakukan terobosan dengan menghadirkan produk inovatif Batavia Disruptive Equity (BDE). Produk reksadana yang dikelola oleh Batavia ini rencananya akan diluncurkan pada 15 Desember 2021.

Kehadiran BDE sebagai upaya Danamon menjawab kebutuhan masyarakat yang kian memerlukan alternatif pilihan investasi yang sesuai dengan perkembangan tren pasar terkini dan menguntungkan. Demikian dikatakan Consumer Business Head Bank Danamon Indonesia, Lanny Hendra.

Dalam kondisi apapun produk investasi yang adaptif dan mengikuti perkembangan jaman selalu dicari investor. Terlebih perubahan secara cepatdalam perilaku kehidupan masyarakat yang didorong akselerasi pengaplikasian inovasi teknologi akibat pandemi Covid-19 turut menciptakan perubahan perilaku berinvestasi di masyarakat. Alhasil, perusahaan pengelola investasi pun dituntut menghadirkan produk dan layanan investasi yang sesuai dengan perubahan dan kebutuhan pasar.

"Batavia Disruptive Equity merupakan produk Reksa Dana Saham yang mayoritas berfokus pada saham-saham dengan tema disruptive serta memiliki fleksibilitas untuk berinvestasi pada saham non-disruptive yang memiliki latar belakang bottom-up story yang menarik, " ujar Lanny.

Menurut Lanny, kehadiran BDE sejalan dengan brand promise dan positioning Bank Danamon Indonesia sebagai enabler dan katalis keuangan bagi nasabah untuk mengelola kebutuhan dan tujuan keuangan mereka.

Saham-saham disruptor diyakini memiliki potensi besar dan telah berhasil menciptakan pasar baru. Ke depan,  mereka berpeluang besar menjadi pemimpin pasar. Sebagai contoh beberapa tema disruptive yang akan menjadi pilihan dari BDE adalah perusahaan di bidang komunikasi, keuangan, teknologi, material, dan pelayanan kesehatan yang mampu menciptakan produk dan layanan yang inovatif.

Lanny menambahkan, ada sejumlah benefit bagi nasabah (investor) produk BDE. Pertama, investor dapat menangkap peluang perubahan disrupsi dengan berinvestasi ke saham perusahaan "disruptor". Kedua, produk BDE akan ditawarkan secara perdana di Bank Danamon. Nasabah dapat membeli produk reksadana ini dengan posisi Net Asset Value (NAV) 1.000 per unit penyertaan (hari pertama peluncuran).

Sesuai mekanisme, harga reksadana akan bergerak sesuaidengan pergerakan harga asset reksadana, namun pada penawaran perdana, harga yang ditawarkan adalah Rp 1.000 per unit penyertaan (untuk reksa dana IDR). “Produk ini akan eksklusif dipasarkan untuk nasabah melalui Bank Danamon dan satu APERD bank lainnya hingga akhir Januari 2022," kata Lanny.

Dia menambahkan, produk BDE memberikan eksposur atas IPO saham-saham perusahaan yang bergerak di new economy yang akan datang. Hal tersebut menjadi komitmen Bank Danamon Indonesia untuk menghadirkan produk-produk finansial yang dapat membantu nasabah untuk berinvestasi secara maksimal.(*)






Luncurkan Indeks IDX Sharia Growth, BEI Gunakan Indikator Ini untuk Pilih Emitennya

34 hari lalu

Luncurkan Indeks IDX Sharia Growth, BEI Gunakan Indikator Ini untuk Pilih Emitennya

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan Indeks IDX Sharia Growth yang bertujuan memberikan panduan berinvestasi syariah.


Mengenal Investasi Saham Sejak Mahasiswa

46 hari lalu

Mengenal Investasi Saham Sejak Mahasiswa

Edukasi mengenai dasar-dasar investasi saham dan dunia pasar modal bisa dilakukan sejak muda. Simak 4 alasan investasi sejak mahasiswa.


Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

3 Oktober 2022

Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

Kinerja instrumen investasi saham diperkirakan para pakar bakal lebih baik dibandingkan pasar obligasi pada sisa kuartal IV/2022.


Kaesang Cerita Dapat Wejangan dari Lo Kheng Hong Soal Investasi Saham, Apa Saja?

28 September 2022

Kaesang Cerita Dapat Wejangan dari Lo Kheng Hong Soal Investasi Saham, Apa Saja?

Kaesang Pangarep menceritakan pertemuannya dengan investor kawakan Lo Kheng Hong sebelum pandemi Covid-19 merebak yakni sekitar tahun 2019.


Milenial Dominasi Investasi di Pasar Modal

6 Juli 2022

Milenial Dominasi Investasi di Pasar Modal

1,5 juta investor milenial berinvestasi di saham blue chip. Sebanyak 347.000 investor di antaranya memilih BBRI.


Mau Investasi, Pahami Dulu 3 Strategi Berikut

23 Maret 2022

Mau Investasi, Pahami Dulu 3 Strategi Berikut

Orang yang biasanya baru belajar investasi lebih rentan terjebak pada emosi yang tidak berdasar. Pahami dulu strategi berikut.


Bos Adira Finance Hafid Hadeli Ditunjuk Jadi Wadirut Danamon

8 Maret 2022

Bos Adira Finance Hafid Hadeli Ditunjuk Jadi Wadirut Danamon

Hafid Hadeli akan resmi bergabung dengan Danamon sebagai Wakil Direktur Utama dan bertanggung jawab atas bisnis consumer.


Mau Memulai Investasi Emas? Ini 7 Macam Investasi Emas

7 Maret 2022

Mau Memulai Investasi Emas? Ini 7 Macam Investasi Emas

Investasi emas bisa menjadi pilihan yang cocok bagi investor pemula. Simak 7 caranya.


Naik 56 Persen, Laba Bank Danamon 2021 Sebesar Rp 1,6 Triliun

17 Februari 2022

Naik 56 Persen, Laba Bank Danamon 2021 Sebesar Rp 1,6 Triliun

Saldo giro dan tabungan atau CASA Bank Danamon meningkat 11 persen dibandingkan 2020


D-Bank PRO dari Bank Danamon Indonesia, Saatnya Pegang Kendali Transaksi dalam Genggaman

15 Desember 2021

D-Bank PRO dari Bank Danamon Indonesia, Saatnya Pegang Kendali Transaksi dalam Genggaman

PT Bank Danamon Indonesia Tbk menghadirkan aplikasi D-Bank PRO layanan yang memberikan kemudahan dan keberagaman transaksi finansial maupun non finansial secara praktis.