Jokowi Sebut 3 Agenda yang Akan Dibahas di KTT G20 Bali

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Presiden Joko Widodo saat menghadiri KTT ASEM ke-13 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 26 November 2021.[ANTARA/Biro Pers Sekretariat Presiden]

    Presiden Joko Widodo saat menghadiri KTT ASEM ke-13 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 26 November 2021.[ANTARA/Biro Pers Sekretariat Presiden]

    TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebutkan ada tiga agenda yang akan dibahas dalam KTT G20 pada 2022. Agenda tersebut erat kaitannya dengan transformasi yang akan dilakukan negara-negara besar dunia sebagai respons terhadap pandemi Covid-19.

    Agenda pertama adalah mengenai arsitektur kesehatan global. Adanya pandemi Covid-19 telah memaksa perubahan pada arsitektur kesehatan dunia. Kedua, transformasi digital yang saat ini dikejar semua negara. Ketiga, green economy dan transisi energi.

    Menurutnya, ketiga agenda tersebut menjadi hal penting yang akan dibicarakan 20 negara dengan GDP terbesar di dunia. Sebagai tuan rumah, Indonesia pun telah mendapatkan kehormatan dan kepercayaan dunia untuk membahas agenda tersebut.

    “Sejak kemarin kita sudah memegang presidensi G20, keketuaan G20 ada di kita. Ini sebuah kehormatan dan kepercayaan dunia pada kita, nantinya kita akan masuk membahas tiga hal,” kata Jokowi, Jumat, 3 Desember 2021.

    Menurutnya, pandemi harus dijadikan momentum untuk melakukan transformasi secara fundamental. Transformasi tersebut perlu dilakukan untuk membuat ekonomi semakin tangguh. “Kita bisa memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan diri dan melakukan transformasi besar-besaran, sehingga pasca-Covid-19 kita ada di posisi tangga yang lebih baik,” sebutnya.

    Sementara itu, pemerintah pusat akan mempercantik sejumlah infrastruktur di Bali sebagai salah satu persiapan KTT G20, mulai dari Bandara Ngurah Rai hingga tol Bali Mandara. Rencananya, Jalan tol Bali Mandara akan dilintasi oleh para pemimpin G20.

    Jalan tol yang menghubungkan Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Nusa Dua itu rencananya juga akan dipercantik dengan penanaman bunga, mangrove, dan dicat ulang. Upaya mempercantik jalan tol akan mulai dilakukan pada Januari 2022, lewat menghias dengan pohon kamboja, tabebuya, penanaman mangrove, bougenville, dan anggrek, di pinggir jalan.

    Pemerintah juga akan melakukan penataan koridor jalan, pedestrian, dan lansekap Bandara Ngurah Rai–Nusa Dua hingga venue KTT G20, meliputi Bundaran Ngurah Rai, underpass Ngurah Rai, pintu masuk tol Ngurah Rai, coating tiang pancang, taper dan median tol, exit tol Nusa Dua, dan akses jalan, serta jembatan menuju lokasi KTT.

    Baca Juga: Terbang ke Bali, Jokowi Tinjau Sejumlah Fasilitas dan Infrastruktur untuk G20

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    RUU IKN: Ibu Kota Negara Baru Dinamai Nusantara

    Dengan UU IKN, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Ada tiga kementrian dan lebih dari dua ribu PNS yang akan dipindahkan pada tahap awal.