Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ekonom Indef: Dipaksakan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pekerja memperbaiki rel baja di area depo kereta cepat Jakarta Bandung , di Cileunyi Wetan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa,12 Oktober 2021. Anggaran proyek kereta cepat yang semula Rp 86,52 trilun membengkak jadi Rp 122,58 triliun. TEMPO/Prima Mulia

    Pekerja memperbaiki rel baja di area depo kereta cepat Jakarta Bandung , di Cileunyi Wetan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa,12 Oktober 2021. Anggaran proyek kereta cepat yang semula Rp 86,52 trilun membengkak jadi Rp 122,58 triliun. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti Center of Industry, Trade, and Investment Indef Dzulfian Syafrian menilai proyek kereta cepat Jakarta-Bandung merupakan proyek yang dipaksakan.

    "Menurut saya, itu proyek yang dipaksakan," kata Dzulfian dalam diskusi virtual di Instagram Indef, Minggu malam, 24 Oktober 2021.

    Dia melihat bahwa jarak Jakarta-Bandung relatif dekat dan cepat ditempuh melalui mobil dan kereta. Sedangkan, kata dia, ide kereta cepat itu adalah untuk mengkoneksikan satu kota dengan kota lain yang cukup jauh.

    "Bandung kalau ga macet 2 jam sampai naik mobil," ujarnya.

    Lalu, dia juga melihat dari aspek biaya. Di mana saat ini untuk menuju Bandung sudah murah, misal menggunakan travel atau kereta api.

    Ketiga, dia juga melihat aspek konektivitas ketika tiba di Bandung. Menurutnya, kebanyakan orang dari Jakarta ke Bandung untuk berwisata. Di mana saat ini belum ada konektivitas dari stasiun kereta cepat ke tempat wisata lainnya.

    "Dari 3 faktor itu aja, jarak ga jauh banget, harga, dan konektivitas. Ini sepertinya belum dipertimbangkan. Maka saya bilang ini proyek agak mubazir sejauh ini," kata Dzulfian.

    Dia juga menyoroti ihwal besarnya anggaran yang digunakan "Bahkan terakhir itu APBN harus top up ke sana," kata dia.

    Baca Juga: KCIC: Stasiun Padalarang Bantu Integrasi Kereta Cepat dengan Transportasi Lain


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi dan Fakta-fakta Penembakan di Exit Tol Bintaro

    Terjadi insiden penembakan di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 26 November 2021. Salah satu dari korban meninggal dunia.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)