Terkini Bisnis: Pinjol Ilegal Kian Meresahkan, Babak Baru Gugatan Bambang Tri

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Waspada Pinjaman Online

    Waspada Pinjaman Online

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Ahad siang, 12 September 2021, dimulai dari kian meresahkannya ancaman perusahaan pinjaman online atau pinjol ke peminjam perempuan yang tak membayar kewajibannya.

    Berikutnya ada berita tentang gugatan Bambang Tri terhadap tagihan utang SEA Games XIX 1997 dan perjalanan kasus deposito Rp 45 miliar yang diduga raib di BNI. Lalu ada tanggapan Kemenkeu soal temuan BPK terkait anggaran PEN dan komentar Peter Gontha atas kekalahan Garuda Indonesia di pengadilan arbitrasi London. 

    Kelima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis Tempo.co. Berikut selengkapnya lima berita bisnis yang trending tersebut:

    1. Ancaman Pinjol ke Perempuan Kian Meresahkan, Sebar Foto Pribadi hingga Pelecehan

    Semakin nekatnya para perusahaan pinjaman online atau pinjol dalam menagih kewajiban ke nasabah belakangan ini tak sedikit menjadikan perempuan sebagai korban. Dari data pengaduan yang masuk ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta diketahui mayoritas atau 72,08 persen orang yang melaporkan soal pinjol adalah perempuan.

    "Dan 22 persen di antaranya pasti mengalami kekerasan berbasis gender siber (KGBS)," ujar pengacara publik LBH Jakarta, Jeanny Silvia Sari Sirait, dalam siaran lewat kanal YouTube, Jumat, 10 September 2021.

    Ia menduga, tingginya pelaporan dari perempuan itu tak lepas dari strategi para perusahaan pinjaman online melakukan penagihan dan menargetkan perempuan sebagai korbannya.

    Simak lebih jauh tentang pinjaman online di sini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.