Untung Berlipat Produsen Vaksin Covid-19

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Botol kecil berlabel stiker

    Botol kecil berlabel stiker "Vaccine COVID-19" dan jarum suntik medis dalam foto ilustrasi yang diambil pada 10 April 2020. [REUTERS / Dado Ruvi]

    TEMPO.COJakarta - Distribusi vaksin Covid-19 di seluruh dunia telah mendatangkan pertumbuhan penjualan dan laba di antara para produsen. Beberapa di antaranya telah merilis kinerja keuangan pada tahun ini, diantaranya yaitu Pfizer, BioNTEch, Moderna, Johnson & Johnson, dan AstraZeneca.

    Perusahaan mana yang paling untung? Simak detailnya berikut ini.

    1. Pfizer

    Pfizer adalah perusahaan farmasi asal Amerika Serikat. Mereka memproduksi vaksin Covid-19 (BNT162b2) bersama perusahaan bioteknologi asal Jerman, BioNTech.

    Sepanjang kuartal II 2021, perusahaan menjual vaksin Covid-19 sebesar US$ 7,8 miliar. Pendapatan pada periode yang sama meningkat 92 persen menjadi US$ 18,9 miliar, dibandingkan kuartal iI 2020.

    Penjualan ini berkontribusi pada kenaikan laba perusahaan hingga 59 persen, menjadi US$ 5,6 miliar pada periode yang sama.

    "Kuartal kedua ini luar biasa," kata CEO Pfizer Albert Bourla dalam laporan di situs resmi pada Rabu, 28 Juli 2021.

    2. BioNTech

    Mitra dari Pfizer, yaitu BioNTech, baru akan merilis kinerja keuangan kuartal II 2021 pada 9 Agustus 2021. Sementara pada kuartal I 2021, BioNTech meraup total pendapatan € 2 miliar yang sebagian besar disumbang pendapatan dari penjualan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.