Sandiaga Kirim Delegasi ke AS Promosi Wisata, Indef: Apa Negara Sudah Aman?

Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) akan dipromosikan secara virtual dalam Geotourism Festival 2020. Dok. Kemenparekraf

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Institute for Development on Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menilai upaya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar kegiatan promosi wisata kuliner di Amerika Serikat tidak akan memiliki dampak ekonomi yang signifikan di masa pandemi Covid-19.

Alih-alih bermanfaat, pengiriman delegasi dari Indonesia justru akan menimbulkan pertanyaan dari Amerika terhadap kondisi di Indonesia.

“Kalau Covid belum selesai, upaya apa pun menjadi tidak menarik. Kalau kita sendiri yang promosi, malah akan menimbulkan pertanyaan, apa negara sudah aman? Lalu bagaimana kita bisa menggaransi wisatawan asing yang datang ke Indonesia?” ujar Tauhid saat dihubungi pada Senin malam, 19 Juli 2021.

Ia menyarankan Sandiaga menunda berbagai kegiatan promosi dalam bentuk fisik dan lebih berfokus menyelesaikan pandemi Covid-19. Dia memahami bahwa pariwisata merupakan industri yang paling terdampak karena wabah dan dibutuhkan berbagai upaya untuk mendongkrak pemulihan kinerja dari sektor tersebut.

Namun bila kegiatan pemasaran dilakukan di tengah melonjaknya Covid-19 akibat kemunculan varian baru virus corona delta, efek umpan baliknya tidak akan sebesar yang diharapkan. “Kalau pun promosi dilakukan kita kena ban travel. Itu (promosi) sangat enggak mungkin dilakukan dengan kasus yang sedang tinggi,” tutur Tauhid.

Di sisi lain, Tauhid melihat pasar wisatawan asal Amerika Serikat tak mendominasi. Data Badan Pusat Statistik pada 2019 atau sebelum pandemi Covid-19 menunjukkan jumlah wisman Amerika ke Indonesia sebanyak 417.538 atau jauh di bawah Cina yang sebesar 1.919.841 orang. Kunjungan wisman Amerika juga masih di bawah Australia yang sebesar 1.263.850 dan Eropa 1.925.037 orang.






CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

4 menit lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


AirAsia Buka Penerbangan Padang-Kuala Lumpur per 1 Oktober, Simak Jadwalnya

2 jam lalu

AirAsia Buka Penerbangan Padang-Kuala Lumpur per 1 Oktober, Simak Jadwalnya

Station Manager AirAsia Budi Pebrianto mengatakan jadwal penerbangan internasional AirAsia rute Kuala Lumpur - Padang - Kuala Lumpur periode Summer 20


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

17 jam lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

1 hari lalu

UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

UNWTO mencatat pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.


Tarik Wisatawan Mancanegara, Gubernur Kepri Minta Kebijakan Bebas VoA Diberlakukan Lagi

1 hari lalu

Tarik Wisatawan Mancanegara, Gubernur Kepri Minta Kebijakan Bebas VoA Diberlakukan Lagi

Kunjungan wisatawan mancanegara mulai membaik di Kepulauan Riau, terutama Batam.


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

1 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022


Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

1 hari lalu

Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan Jepang akan melonggarkan aturan Covid-19 di wilayah perbatasan


Tarif Transportasi Laut di Kepri Melonjak Akibat BBM Naik, Pengamat: Tren Wisata Berubah

2 hari lalu

Tarif Transportasi Laut di Kepri Melonjak Akibat BBM Naik, Pengamat: Tren Wisata Berubah

Di Kepulauan Riau, angkutan transportasi sudah mengalami kenaikan harga akibat BBM naik mulai Selasa, 6 September lalu.


Sandiaga: Saatnya Tak Lagi Kejar Angka Wisatawan, Tapi Fokus ke Pariwisata Berkelanjutan

3 hari lalu

Sandiaga: Saatnya Tak Lagi Kejar Angka Wisatawan, Tapi Fokus ke Pariwisata Berkelanjutan

Sandiaga menyatakan sudah saatnya Indonesia menerapkan pariwisata berbasis masyarakat, berkelanjutan dan inklusif.


Kumpulkan Jejaring Diaspora, Yogyakarta Promosikan Wisata ke Mancanegara

3 hari lalu

Kumpulkan Jejaring Diaspora, Yogyakarta Promosikan Wisata ke Mancanegara

Pemulihan pariwisata Yogyakarta tidak bisa sekadar membuat program-program dan paket wisata.