Luhut Pastikan Biak dan Tual Siap Ekspor Produk Perikanan pada Agustus 2021

Warga melintas di salah satu pantai di Biak Utara, Biak, Papua. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan lumbung ikan di Biak, Papua, dan Tual, Maluku, siap mengekspor produk hasil kelautan dan perikanan pada Agustus 2021. Biak serta Tual menempati Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 717 dan 718.

"Nanti bulan Agustus kita sudah siap semua untuk ekspor, kemudian kita nanti bisa jalan, kita target itu bulan Agustus,” ujar Luhut dalam keterangannya pada Selasa malam, 13 Juli 2021.

Luhut menyatakan pemerintah mengakselerasi ekspor produk industri perikanan dan kelautan, terutama yang menjadi bagian dari wilayah fokus Lumbung Ikan Nasional (M-LIN). Percepatan ekspor didukung dengan kesiapan infrastruktur sarana dan prasarana, cold storage, unit pengelola ikan (UPI), pelabuhan, dan bandara.

Di Biak Numfor, Luhut menyebut seluruh infrastruktur pendukung ekspor sudah siap. Bahkan, terdapat investor yang akan menanamkan modalnya.
Di samping itu, pelabuhan dan bandara sudah diatur menjadi titik pengiriman ekspor ke beberapa negara.

Biak juga telah mengantongi Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) dengan Malaysia dan Singapura. Sedangkan SKP dengan Jepang masih dalam proses komunikasi.

Tak hanya Biak, lumbung ikan di Kota Tual juga telah disiapkan memiliki infrastruktur yang lengkap. Sebagian infrastruktur masih dalam proses pengerjaan. Adapun beberapa sarana, seperti cold storage dan UPI, masih akan terus ditambah, bersamaan dengan pengoperasian kembali beberapa pelabuhan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan WPPNRI 718 itu memiliki delapan pelabuhan yang akan segera beroperasi. "Sedang kita coba kerjakan dan push terus,” kata Trenggono.

WPPNRI 717 dan 718 memiliki jumlah tangkapan ikan yang masih jauh dari target yang dibutuhkan oleh penerimaan negara bukan pajak nasional 2021 sebanyak Rp 1 triliun dan 2024 sebanyak Rp 12 triliun. Untuk mengejar target, pemerintah menyebut perlu ada tambahan armada kapal ikan sebanyak 2.000 unit dengan berukuran lebih dari 150 GT.

"Kita akan pakai armada kapal buatan dalam negeri, tetapi tetap jika kebutuhan tidak tercukupi, kita tetap akan melaksanakan impor ini untuk mencukupi kebutuhan armada kapal perikanan yang ada,” ujar Trenggono.

Baca Juga: Sejarah Biak Papua Jadi Bandara Jauh Sebelum Ditawarkan ke Elon Musk Buat SpaceX

 






Luhut Ulang Tahun ke-75, Bersyukur dan Sampaikan Nasihat

6 jam lalu

Luhut Ulang Tahun ke-75, Bersyukur dan Sampaikan Nasihat

Menteri Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan rasa syukurnya karena telah diberikan kepercayaan oleh Jokowi selama 8 tahun.


Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

9 jam lalu

Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

Berita terkini hingga petang ini dimulai dari pernyataan Menteri Luhut soal sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang harus masuk lima besar dunia.


Luhut: Sektor Kelautan dan Perikanan RI Harus Masuk 5 Besar Ekspor Dunia

11 jam lalu

Luhut: Sektor Kelautan dan Perikanan RI Harus Masuk 5 Besar Ekspor Dunia

Luhut mengatakan laut Indonesia yang seluas 6,4 juta kilometer persegi dan berada di posisi geostrategis sangat menguntungkan.


Indonesia - Jepang Sepakati Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit Senilai USD 138,2 Dolar

11 jam lalu

Indonesia - Jepang Sepakati Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit Senilai USD 138,2 Dolar

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditas cangkang kernel kelapa sawit.


Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

11 jam lalu

Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

Hari ini 28 September 2022, Luhut Binsar Pandjaitan genap berusia 75 tahun. Berikut jejak karier Menkomarinves ini di militer, politik, dan bisnis.


Terkini Bisnis: Pedagang Pasar Keluhkan Mendag Banyak Pencitraan, RI Dianggap Super Power

14 jam lalu

Terkini Bisnis: Pedagang Pasar Keluhkan Mendag Banyak Pencitraan, RI Dianggap Super Power

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Rabu siang dimulai dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) memberikan sorotan tajam terhadap Mendag.


Resesi Ekonomi Global, Apindo Ingatkan Kinerja Ekspor Indonesia Bakal Merosot

15 jam lalu

Resesi Ekonomi Global, Apindo Ingatkan Kinerja Ekspor Indonesia Bakal Merosot

Kalangan pengusaha tengah mempersiapkan perusahaan-perusahaannya menghadapi dampak resesi ekonomi global.


Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

15 jam lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


F1 H2O 2023 di Danau Toba, PUPR Akan Bangun Akses dan Infrastruktur Pendukung

15 jam lalu

F1 H2O 2023 di Danau Toba, PUPR Akan Bangun Akses dan Infrastruktur Pendukung

PUPR akan mendukung gelaran Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 (F1 H2O) yang digelar di Danau Toba, Sumatera Utara, pada 24-26 Februari 2023.


Kementerian Investasi Pastikan Larangan Ekspor Timah hingga Bauksit Dilakukan Bertahap

16 jam lalu

Kementerian Investasi Pastikan Larangan Ekspor Timah hingga Bauksit Dilakukan Bertahap

Jokowi sebelumnya menegaskan pemerintah terus menjalankan larangan ekspor barang tambang mentah.