Milenial Tertarik Bermain Saham? Berikut Tip dari BCA dan Praktisi Investasi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Saham atau Ilustrasi IHSG. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Ilustrasi Saham atau Ilustrasi IHSG. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum mulai berinvestasi, pelajari tekniknya. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Direktur BCA Vera Eve Lim, dan Praktisi Investasi Milenial Andika Sutoro Putra membagikan sejumlah tip untuk belajar saham.

    Teknik yang umum digunakan investor yaitu Teknik Analisis Fundamental. Analisis fundamental dilakukan dengan memperhitungkan berbagai macam faktor, seperti analisis industri, ekonomi, dan kinerja perusahaan. Dengan mempelajari kinerja perusahaan dapat menilai apakah perusahaan tersebut masih dapat terus berkembang untuk masa depan.

    Secara singkat, ada beberapa ciri perusahaan dengan fundamental yang kuat, yakni Laba terus meningkat beberapa tahun terakhir, model bisnis dan produk perusahaan jelas, harga salam stabil, dan nilai kapasitas pasar yang besar.

    Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Direktur BCA Vera Eve Lim, dan Praktisi Investasi Millenial Andika Sutoro Putra membagikan sejumlah tip untuk belajar saham di Instagram @goodlifebca.

    ADVERTISEMENT

    “Kenalilah dirimu sendiri dan kekuatan finansial dan risiko yang bisa kamu tanggung. Kemudian, pertimbangkan pula time frame investasimu, apakah jangka pendek atau jangka tinggi,” kata Jahja Setiaatmadja Presiden Direktur BCA dalam postingan @goodlifebca pada Selasa 22 Juni 2021.

    Lanjut Jahja, hindari berinvestasi dari modal hasil pinjaman, jangan taruh di satu ‘basket’ investasi saja, dan perhatikan fundamental perusahaan. “Fundamental yang bagus, biasanya profitabilitasnya cenderung naik secara stabil,” kata Jahja.

    Sementara itu Vera Eve Lim mengatakan untuk berinvestasi harus selalu melihat fundamentalnya. Apapun perusahaannya karena kinerja tidak bisa berbohong. “For good fundamentalist, you are not looking for up and down performance,” ujarnya. 

    Tak hanya itu, Praktisi investasi dari kalangan milenial pun memberikan tip. Andika mengatakan financial goal harus jelas di awal dan harus bijak.

    Yang terakhir, pastikan ada konsisten dalam berinvestasi setiap bulannya. “Disertai dengan money management, sehingga ada hasil signifikan yang bisa Anda nikmati secara long-term,” ujarnya.

    Jadi, saham apa yang akan Anda beli?

    Baca Juga: IHSG Menguat 1,5 Persen, Samuel Sekuritas: Saham Bank Mandiri Diburu Asing

    SYAHARANI PUTRI | MARTHA WARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.