KNKT Bahas Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air dengan Amerika, Ini Hasilnya

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono (kiri) bersama Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito melakukan rilis penemuan CVR Sriwijaya Air SJ-182 di Dermaga JICT 2, Jakarta Utara, Rabu, 31 Maret 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta – Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT membahas perkembangan lanjutan dari investigasi kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 bersama sejumlah lembaga internasional, seperti National Safety Board (NTSB), Boeing, Federal Aviaton Administration (FAA), dan Transport Safety Investigation Bearueau (TSIB). Dalam pertemuan itu, lembaga-lembaga tersebut membahas komponen pesawat SJ-182 yang sebelumnya dikirimkan oleh KNKT ke Amerika Serikat.

“Pertemuan menyimpulkan pemeriksaan komponen belum selesai dilaksanakan karena ada beberapa kendala,” ujar Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono dalam keterangannya pada Kamis, 27 Mei 2021.

Kendala itu meliputi adanya kerusakan pada alat pengetesan komponen.  Soerjanto menyatakan pihaknya bersama lembaga internasional yang terlibat dalam investigasi akan melakukan pelbagai simulasi menggunakan data yang terekam di kotak hitam, baik flight data recorder atau FDR maupun cockpit voice recorder atau CVR, yang telah ditemukan tim SAR.

Adapun dalam pertemuan ini, investigator juga merembuk isi Continued Airworthiness Notification to the International Community atau Canic yang diterbitkan FAA. Menurut Canic, Boeing menemukan adanya isu keselamatan berupa potensi kegagalan flap synchro wire yang mungkin tidak terdeteksi oleh autothrottle komputer.

Di sisi lain, KNKT menemukan adanya problem pada pengatur tenaga mesin. Meski demikian, KNK belum menemukan keterkaitan antara kegagalan flap synchro wire dengan pergerakan pengatur tenaga mesin.

Sedangkan investigasi sementara juga menyatakan sangat kecil kemungkinan flap synchro wire ini menyebabkan kecelakaan. “Pada tahap ini kami masih akan melakukan banyak pemeriksaan dan penelitian sehingga penyebab kecelakaan masih belum diketahui,”  kata Soerjanto.

KNKT memiliki waktu satu tahun untuk merilis laporan final dari investigasi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Batas waktu tersebut dihitung sejak kecelakaan terjadi pada 9 Januari lalu.

KNKT sebelumnya telah menyampaikan laporan sementara pasca-30 hari kecelakaan terjadi. Dalam laporannya, KNKT meneliti sistem autothrottle pesawat yang diduga mengalami masalah dan 13 komponen yang berhubungan dengan sistem pengatur kecepatan tersebut.

Dalam setiap investigasi kecelakaan pesawat, KNKT akan melibatkan investigator asing sesuai yang diatur dalam hukum Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) Annex 13 dan kebijakan kerja sama antar-negara ASEAN. Saat ini, investigasi KNKT terhadap Sriwijaya Air SJ 182 dibantu dua investigator dari Transport Safety Investigation Bureau atau TSIB Singapura dan sebelas orang dari Amerika Serikat yang mewakili  NTSB, Boeing, FAA, dan General Electric atau pabrikan mesin pesawat.

Baca Juga: Kesulitan Likuiditas, Sriwijaya Air Tawarkan Opsi Resign untuk Karyawannya






BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

2 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan, Begini Upaya PTPR Agar Kejadian Tak Terulang

5 hari lalu

Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan, Begini Upaya PTPR Agar Kejadian Tak Terulang

Sebelum kecelakaan beruntun yang terjadi di Tol Pejagan - Pemalang, petugas disebut sudah melakukan patroli rutin sesuai SOP


50 Tahun Korea Selatan-Indonesia: Solusi Sikapi Konflik AS-Cina di Indo-Pasifik

7 hari lalu

50 Tahun Korea Selatan-Indonesia: Solusi Sikapi Konflik AS-Cina di Indo-Pasifik

Hubungan Indonesia-Korea Selatan diprediksi kian erat di tengah ketegangan di kawasan Indo-Pasifik antara Amerika Serikat dan Cina.


Soal Kebocoran Data, Puan: Satgas Perlindungan Data Perlu Investigasi Besar-besaran

9 hari lalu

Soal Kebocoran Data, Puan: Satgas Perlindungan Data Perlu Investigasi Besar-besaran

Puan mengingatkan pentingnya audit kemanan siber negara. Sebab, kasus kebocoran data dan serangan siber terus terjadi.


Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

11 hari lalu

Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

Pemulangan keluarga ISIS ke negara asalnya memakan waktu yang panjang, hingga empat tahun. Padahal kondisi kamp sudah tidak aman


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Rudal AS di Jet Tempur Ukraina, Akun TNI AD Diretas

12 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Rudal AS di Jet Tempur Ukraina, Akun TNI AD Diretas

Topik tentang video menunjukkan Ukraina memasang rudal Amerika ke jet-jet tempur Mig mereka menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Pakar Forensik Entomologi Sebut Serangga Bisa Jadi Alat Investigasi Kasus Kriminal

13 hari lalu

Pakar Forensik Entomologi Sebut Serangga Bisa Jadi Alat Investigasi Kasus Kriminal

Pakar Forensik Entomologi dari University of Florida Jason H. Byrd mengatakan serangga dapat memberikan informasi pengungkapan masalah hukum.


Ketika Elizabeth 'Ngeprank' Turis AS yang Tak Tahu Ratu Inggris

16 hari lalu

Ketika Elizabeth 'Ngeprank' Turis AS yang Tak Tahu Ratu Inggris

Ratu Elizabeth pernah bertemu seorang turis Amerika Serikat yang tidak mengenalinya dan malah bertanya apakah pernah bertemu pemimpin Inggris itu.


Rumah Detensi Imigrasi untuk Pelanggar Asing

16 hari lalu

Rumah Detensi Imigrasi untuk Pelanggar Asing

Rumah Detensi Imigrasi Amerika Serikat dinilai menjadi praktik yang tidak adil dan tidak manusiawi dalam memenjarakan imigran


Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Minta Pemerintah Investigasi Dugaan Kebocoran Data

16 hari lalu

Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Minta Pemerintah Investigasi Dugaan Kebocoran Data

ATSI menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah dalam melakukan investigasi dugaan kebocoran data registrasi pelanggan jasa telekomunikasi.