Umumkan Ekonomi RI Masih Resesi, BPS: Tanda Perbaikan Semakin Nyata

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemulung memilah barang di Kampung Gasong, Menteng Pulo, Jakarta, Kamis, 5 November 2020. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 minus 3,49 persen yang memastikan Indonesia masuk dalam jurang resesi. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Pemulung memilah barang di Kampung Gasong, Menteng Pulo, Jakarta, Kamis, 5 November 2020. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 minus 3,49 persen yang memastikan Indonesia masuk dalam jurang resesi. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, JakartaBadan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal pertama tahun 2021 minus 0,74 persen (year on year/yoy). Artinya, perekonomian Indonesia masih berada dalam fase resesi.

    Secara kuartalan, ekonomi tumbuh sebesar minus 0,96 persen (quarter to quarter/qtq). Bila dibandingkan dengan kuartal keempat tahun 2020, realisasi pertumbuhan ekonomi tersebut di kuartal pertama 2021 terlihat membaik.

    Secara keseluruhan tercatat sepanjang 3 kuartal terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami resesi. Per kuartal keempat 2020, ekonomi Indonesia masih mengalami kontraksi 2,19 persen.

    Meski begitu, Kepala BPS Suhariyanto menyebutkan pertumbuhan kuartal I tahun 2021 menunjukkan perbaikan signifikan. "Ini menunjukkan bahwa tanda-tanda perbaikan ekonomi semakin nyata," ucapnya, Rabu, 5 Mei 2021.

    Sejumlah lapangan usaha mencatat pertumbuhan positif seperti informasi dan komunikasi, pengadaan air, jasa kesehatan, pertanian dan pengadaan listrik dan gas serta real estate. Pertumbuhan tertinggi dicetak oleh informasi dan komunikasi sebesar 8,72 persen.

    Sementara itu, ada 11 lapangan usaha tumbuh negatif. Penurunan terdalam dialami oleh sektor transportasi dan pergudangan sebesar minus 13,12 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.