Muhammadiyah Pasarkan Gula Cair 100 Persen Singkong Pengganti Gula Tebu

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gula Cair GulaMu

    Gula Cair GulaMu

    TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah pandemi Covid-19, impor gula di Indonesia melonjak dari tahun sebelumnya. Rumah Mocaf Indonesia dan Lembaga Usaha Kelompok Unggul (Luku) binaan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah menawarkan produk terbarunya yakni GulaMu.

    Diketahui, impor gula di Indonesia melonjak dari 4,09 juta ton pada tahun 2019 menjadi 5,54 juta ton di tahun selanjutnya. Padahal, industri makanan dan minuman sebagai pengguna gula terbanyak anjlok dari 7,8 persen tahun 2019 menjadi 1,6 persen tahun 2020.

    Direktur Rumah Mocaf, Riza Azyumaridha Azra menjelaskan GulaMu hadir untuk memberikan solusi atas masalah gula dalam negeri. GulaMu merupakan gula cair berbahan dasar singkong. Gula ini hadir sebagai alternatif pengganti gula dari tebu. Menurut Riza, GulaMu memiliki keunggulan lebih manis, dan sehat.

    "Dari sisi kesehatan, GulaMu aman untuk diabetes dan rendah kalori. Meski demikian, GulaMu dua kali lebih manis dari pada gula pasir putih,” jelas Riza seperti dikutip Tempo dari laman Muhammadiyah, Minggu 25 April 2021.

    GulaMu hadir agar bisa membantu meningkatkan kesejahteraan petani singkong yang selama ini terpinggirkan. GulaMu yang berbahan dasar 100 persen singkong ini mengambil singkong dari petani yang didampingi Rumah Mocaf Indonesia di Kabupaten Banjarnegara.

    Harga jual produk turunan dari singkong dan harga beli singkong petani menerapkan konsep demokratisasi ekonomi, artinya ada keterbukaan harga antara petani dengan produsen gula cair GulaMu.

    WINDA OKTAVIA

    Baca juga: Dorong Industri Gula Tanah Air, Kemenperin Buka Program Setara Diploma 1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.