Gempa 6,7 M Guncang Jawa Selatan, Kemenhub: Seluruh Bandara Normal

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, diambil pada 25 Juni 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Bandara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, diambil pada 25 Juni 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.COJakarta - Kementerian Perhubungan memastikan tiga bandara yang meliputi Bandara Internasional Juanda, Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, dan Bandara Notohadinegoro Jember tidak terdampak gempa yang mengguncang Jawa bagian selatan.

    “Semua sudah dicek, fasilitas dan seluruh bandara normal,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto saat dihubungi pada Sabtu, 10 April 2021.

    Gempa berkekuatan 6,7 magnitudo mengguncang Malang dan sekitarnya pada pukul 14.00 WIB. Getarannya pun dirasakan hingga Surabaya.

    Gempa tercatat berpusat di barat daya Kabupaten Malang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG melaporkan gempa tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

    Novie mengungkapkan sampai saat ini, tidak ada jadwal penerbangan yang tertunda. Maskapai pun beroperasi seperti biasa.

    PT Angkasa Pura I (Persero) sebelumnya juga memastikan gempa bumi tidak mengganggu operasional bandara yang dikelola perseroan, khususnya Bandara Internasional Juanda Surabaya.

    “Kami menginformasikan bahwa Bandara Juanda Surabaya tetap beroperasi normal,” ujar Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan. Handy pun menyebut tidak ada kerusakan fasilitas bandara akibat gempa tersebut.

    Baca: Anak Menlu Ditunjuk jadi Presdir Bank Aladin Syariah, Ini Profil Dyota Marsudi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.