Terpopuler Bisnis: Warisan Proyek BUMN Mangkrak hingga Merger Gojek - Tokopedia

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatera ruas Palembang-Bengkulu Seksi Indralaya-Prabumulih di Indralaya, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis, 18 Maret 2021. Progres pembangunan Jalan Tol Palembang-Muaraenim ruas Indralaya-Prabumulih ditargetkan rampung pada Semester II tahun 2022. ANTARA/Nova Wahyudi

    Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatera ruas Palembang-Bengkulu Seksi Indralaya-Prabumulih di Indralaya, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis, 18 Maret 2021. Progres pembangunan Jalan Tol Palembang-Muaraenim ruas Indralaya-Prabumulih ditargetkan rampung pada Semester II tahun 2022. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Jumat, 9 April 2021, dimulai dari pernyataan mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu bahwa Erick Thohir akan mewariskan banyak proyek mangkrak dari perusahaan pelat merah.

    Selain itu ada juga berita tentang Sri Mulyani yang berpesan kepada Sandiaga Uno untuk berhati-hati dalam merancang program Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Wisata Indonesia. Lalu ada berita tentang kabar merger Gojek dan Tokopedia yang kini tinggal menunggu persetujuan pemegang saham.

    Berikutnya ada berita tentang syarat pengecualian melarang maskapai mengoperasikan angkutan niaga dan non-niaga selama periode larangan mudik Lebaran. Lalu yang terakhir adalah penjelasan Direktur Waskita Beton Precast atas gugatan PKPU diajukan oleh PT Hartono Naga Persada.

    Kelima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis Tempo.co. Berikut selengkapnya lima berita bisnis yang trending tersebut:

    1. Said Didu: Erick Thohir Panen Proyek BUMN Mangkrak

    Mantan Sekretaris Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu, mengatakan kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir mewariskan proyek-proyek mangkrak perusahaan pelat merah, khususnya di sektor karya.

    Said Didu menjelaskan, sepanjang 2018-2019, negara memberikan penugasan terhadap perusahaan BUMN mengerjakan proyek-proyek yang tidak memiliki nilai ekonomi tanpa menggelontorkan penyertaan modal negara (PMN).

    “Sebetulnya Bung Arya (Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga) dan Erick Thohir panen proyek mangkrak. Pada 2018-2019 kalau enggak ada PMN, pasti di 2021 proyek-proyek itu mangkrak waktu selesai dikerjakan,” ujar Said dalam diskusi virtual, Jumat, 9 April 2021.

    Simak lebih lengkap tentang BUMN di sini. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.