Waskita Karya Buka Suara Soal Komisaris yang Diduga Terseret Penelantaran Anak

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model Era Setyowati alias Sierra ditemani kuasa hukumnya Razman Arif Nasution mendatangi KPAI, Jakarta, Senin, 5 April 2021. Sierra menuntut suaminya agar membiayai pendidikan anak mereka yang kini berusia delapan bulan hingga bangku kuliah. Tempo/Nurdiansah

    Model Era Setyowati alias Sierra ditemani kuasa hukumnya Razman Arif Nasution mendatangi KPAI, Jakarta, Senin, 5 April 2021. Sierra menuntut suaminya agar membiayai pendidikan anak mereka yang kini berusia delapan bulan hingga bangku kuliah. Tempo/Nurdiansah

    TEMPo.CO, Jakarta - PT Waskita Karya (Persero) Tbk buka suara ihwal salah satu komisaris independennya, Muradi, yang diduga terseret penelantaran anak. Manajemen mengungkapkan perseroan sebagai badan usaha akan terus bekerja secara profesional.

    “Persoalan yang terjadi merupakan ranah pribadi dan tidak terkait dengan kegiatan operasional perusahaan,” ujar Manager Humas Waskita Karya Poppy Sukma saat dihubungi pada Rabu, 7 April 2021.

    Muradi sebelumnya dilaporkan seseorang bernama ES kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI untuk kasus penelantaran anak. ES adalah istri siri Muradi. ES didampingi kuasa hukumnya, Razman Arif, saat melaporkan Muradi.

    Menanggapi isu itu, Muradi membantah melalui pengacaranya, Jaja Ahmad Jayus. Guru Besar FISIP Universitas Padjajaran Bandung tersebut menyatakan keberatan dituding menelantarkan anak.

    “Karena merasa anak tersebut bukanlah anaknya," tulis Jaja dalam keterangan tertulisnya.

    Jaja menuturkan pernyataan bahwa kliennya datang ke kantor Razman untuk memberikan uang sebagai bentuk pengakuan sebagai ayah anak itu tidak benar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.