Menhub Budi Karya Beri Izin Sinar Mas Land Bangun Stasiun Jatake di Tangerang

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat tiba di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu, 24 Januari 2021. GeNose C19 akan digunakan sebagai alat pendeteksi COVID-19 pada calon penumpang di terminal dan stasiun kereta mulai 5 Februari 2021.TEMPO/Muhammad Hidayat

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat tiba di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu, 24 Januari 2021. GeNose C19 akan digunakan sebagai alat pendeteksi COVID-19 pada calon penumpang di terminal dan stasiun kereta mulai 5 Februari 2021.TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberi izin kepada PT Sinar Mas Land untuk membangun stasiun baru di Kabupaten Tangerang, Banten. Stasiun ini bernama Jatake, yang akan berlokasi di antara Stasiun Cicayur dan Stasiun Parung Panjang.

    "Pemerintah selalu mendukung pihak swasta yang ingin membangun sarana dan prasarana transportasi," kata Budi Karya dalam akun instagramnya @budikaryas pada Minggu, 7 Maret 2021.

    Rencana pembangunan stasiun ini sebenarnya sudah diumumkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak 26 November 2020. Sinar Mas Land tidak sendirian, tapi bekerja sama dengan KAI untuk membangun stasiun baru ini.

    Saat itu, perjanjian kerja sama telah diteken antara KAI dan PT Bumi Serpong Damai Tbk, anak perusahaan Sinar Mas Land. Mereka sepakat bekerja sama membangun stasiun yang berlokasi di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Tangerang tersebut.

    Rencananya, stasiun akan dibangun di atas lahan seluas 2.806 meter persegi dan memiliki 3 lantai. Stasiun ini juga akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti eskalator, lift, area komersial, perparkiran sepeda, motor, dan mobil serta fasilitas integrasi moda lanjutan.

    Setelah memberikan izin ke Sinar Mas Land, Budi pun berharap Stasiun Jatake bisa mendatangkan sejumlah manfaat bagi masyarakat. Mulai dari membuka lapangan pekerjaan hingga pengembangan kawasan pemukiman. "Serta tetap menggiatkan kegiatan ekonomi di masa pandemi," kata dia.

    FAJAR PEBRIANTO

    Baca juga: Sinar Mas Land Tebar Diskon dan Promo untuk Beli Rumah Baru Mulai Besok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.