Budi Gunadi: Pedagang Pasar Target Vaksinasi Kedua karena Rentan Kena Covid-19

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan saat apel pengawalan dan pelepasan tim vaksinator di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 11 Februari 2021. Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengawal dan mengamankan program vaksinasi COVID-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan saat apel pengawalan dan pelepasan tim vaksinator di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 11 Februari 2021. Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengawal dan mengamankan program vaksinasi COVID-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan pedagang pasar tradisional menjadi salah satu kelompok yang diprioritaskan dalam program vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang rencananya dimulai Maret mendatang.

    "Pedagang pasar adalah pihak yang cukup rentan terpapar Covid-19 karena mereka sering berinteraksi dengan banyak orang, langganannya, oleh karena itu kita akan vaksinasi mereka di tahap kedua nanti," kata Budi di sela mengecek persiapan vaksinasi massal di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Ahad, 21 Februari 2021.

    Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta akan memulai vaksinasi massal per 1 Maret nanti. Di dalamnya termasuk 8.144 pedagang Pasar Beringharjo dan sekitarnya, 2.600 masyarakat sekitar Malioboro dan Alun-alun Utara, serta 9.153 pegawai toko yang ada di sepanjang kawasan Malioboro.

    Budi Gunadi menjelaskan, sesuai kriteria Kementerian Kesehatan, kelompok tahapan kedua penerima vaksinasi Covid-19 selain lansia dan pedagang pasar adalah petugas pelayanan publik seperti tenaga pendidik dan tokoh agama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.