Sandiaga: Bali Maritime Tourism Hub Bisa Membuka 20 Ribu Lapangan Pekerjaan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengecek proyek pembangunan Bali Maritime Tourism Hub di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu 13 Februari 2021. Foto: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengecek proyek pembangunan Bali Maritime Tourism Hub di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu 13 Februari 2021. Foto: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menargetkan pembangunan infrastruktur Bali Maritime Tourism Hub atau BMTH dapat membuka 20 ribu lapangan pekerjaan serta memberi ruang bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif.

    "Hari ini kami melihat progres dari penyiapan Bali Maritime Tourism Hub. Kami harapkan progresnya on track, on budget, on time, dan on specification," kata Sandiaga dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Sabtu, 13 Februari 2021.

    Melalui pembangunan BMTH, keteraksesan, keselamatan, dan keamanan kapal pesiar yang semula berukuran panjang 280 meter menjadi 350 meter dan dapat menampung total 6.000 penumpang.

    Hal tersebut dinilai mampu mendukung upaya peningkatan kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara untuk menumbuhkan industri pariwisata maritim Bali. 

    Sebagai hub maritim, BMTH juga akan menyediakan fasilitas sandar untuk kapal pesiar yang berada di sisi barat dengan fasilitas seperti Wet Berth, Dry Berth, Yacht Club, Sport Facility, Lounge and bar, juga fasilitas pendukung seperti Bali Fish Market dan ritel UMKM.

    Kontribusi BMTH diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara sebanyak 427.723 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 133.777 orang pada 2023. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.