Bank Syariah Indonesia Resmi Beroperasi, 3 Cabang Utama Ini Siap Layani Nasabah

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Bank Syariah Indonesia kantor cabang pembantu Bekasi Tambun 2, Jawa Barat. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Suasana Bank Syariah Indonesia kantor cabang pembantu Bekasi Tambun 2, Jawa Barat. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Usai PT Bank Syariah Indonesia Tbk. diresmikan oleh Presiden Joko Widodo kemarin, proses roll out integrasi operasional dan layanan langsung dimulai. Penggabungan tiga bank syariah BUMN yakni PT Bank BRIsyariah Tbk., PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah, telah efektif per 1 Februari 2021.

    Situs resmi Mandiri Syariah pada hari ini, 2 Februari 2021, menyebutkan pada tanggal tersebut dan seterusnya Bank Syariah Indonesia secara hukum resmi tercatat dan mulai beroperasi. Tiga kantor cabang pilot terintegrasi siap melayani nasabah dari ketiga bank peserta penggabungan untuk layanan basic servicing.

    Yang dimaksud dengan basic servicing untuk nasabah dari ketiga bank peserta penggabungan itu meliputi tarik tunai, setoran tunai, pemindahbukuan, akses data nasabah, cek riwayat transaksi dan saldo. Selain itu juga layanan penutupan rekening, cetak buku tabungan, dan pembukaan rekening baru Bank Syariah Indonesia.

    Adapun tiga kantor cabang pilot tersebut tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Tangerang Selatan. Kantor cabang pilot pertama adalah Bank Syariah Indonesia KC Jakarta Hasanudin (Ex-Bank Syariah Mandiri) yang berlokasi di Jalan S. Hasanudin No. 57 Jakarta Selatan. 

    Sementara kantor cabang pilot kedua adalah Bank Syariah Indonesia KC Jakarta Barat (Ex-BNI Syariah) yang berlokasi di Jalan Arteri Kelapa 2 No.40A RT/RW 013/001 Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Sedangkan kantor cabang pilot ketiga adalah Bank Syariah Indonesia KC Tangerang BSD City (Ex-BRI Syariah) Ruko Tol Boulevard Blok D, No.20-21, Jalan Pahlawan Seribu, Kota Tangerang Selatan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.